News

Ramai Pasangan Anies-Si Doel di Pilkada Jakarta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Buka Suara: Itu adalah Aspirasi...

Oleh: Karseno AJ Senin 19 Agu 2024, 14:09 WIB
Pasangan Anies-Si Doel ramai di masyarakat Jakarta

AYOJAKARTA.COM – Menjelang perhelatan Pilkada Jakarta, masyarakat dibuat terkejut dengan banyaknya gambar pasangan cagub-cawagub yang akan diusung PDIP.

Melalui spanduk dan atribut lainnya, pasangan Anies Baswedan dan Rano Karno disebut akan melakukan deklarasi sebagai peserta Pilkada Jakarta pada 20 Agustus 2024.

Dalam atribut kampanye Pilkada Jakarta yang kini banyak tersebar, paslon cagub-cawagub Anies-Doel juga mendapat dukungan dari sejumlah parpol.

Baca Juga: PKB Putuskan Bergabung dengan Gerindra di Pilgub Jakarta, Perjuangan Anies Baswedan Kelar

Selain Partai Kebangkitan Bangsa dan partai Perindo atau Persatuan Indonesia, PDIP juga mendapat dukungan dari Partai Ummat.

Munculnya bendera PKB dalam deklarasi paslon tersebut membuat banyak kalangan meragukan, terlebih karena PKB diyakini akan memilih bergabung ke KIM.

Sehubungan dengan beredarnya paslon Anies-Doel, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memberikan tanggapan.

Menurut Hasto, paslon yang banyak beredar luas di tengah masyarakat merupakan bentuk aspirasi dari grass root atau masyarakat di akar rumput.

“Itu adalah aspirasi untuk Mas Anies dan Si Doel, itu ekspresi dari arus bawah, dan partai mencermati semua itu,” ungkap Hasto.

Dalam keterangannya kepada awak media, Hasto juga menyoroti adanya pencatutan data pribadi milik warga Jakarta yang digunakan untuk mendukung salah satu paslon.

Baca Juga: Kejaksaan RI Buka 9.694 Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan SMA, D-3, dan S-1, Cek Rincian Jabatan yang Tersedia

Karena itu, Hasto menilai agar masyarakat semakin peduli dan tergugah dengan adanya potensi politik berupa calon tunggal atau lawan yang sengaja dibuat-buat.

Munculnya gambar paslon Anies-Doel, menurut Hasto merupakan salah satu bentuk sikap politik yang muncul dari arus bawah agar demokrasi tidak mengalami kebekuan arti.

“Maka rakyat pasti akan bergerak kalau ada ketidakberesan, jangan sampai demokrasi dipasung,” tegasnya.

Terkait dengan munculnya pasangan Anies-Doel yang mendapat dukungan dari PKB dan sejumlah parpol lain, Pengamat Politik Adi Prayitno memberi tanggapan.

Menurut Adi, bergabungnya PKB dan Partai Koalisi Perubahan ke Koalisi Indonesia Maju merupakan hal yang tidak mengejutkan.

Mencuatnya nama Anies-Sohibul Iman, menurut Adi menjadi salah satu variabel yang membuat PKB mulai mempertimbangkan ulang untuk mendukung Anies.

Sehingga bergabungnya PKB dan seluruh Koalisi Perubahan ke KIM menjadi KIM Plus, merupakan hal yang tidak lagi mengejutkan.

Baca Juga: Sudah Bebas Bersyarat, Jessica Wongso Tetap Ajukan PK Pekan Depan, Ini Novum yang Diajukan

“Justru yang mengejutkan itu kalau PKB tidak bergabung dengan Ridwan Kamil dan KIM Plus, itu baru luar biasa dan itu mukjizat,” tegas Adi.

Karena itu, Adi menilai aspirasi warga Jakarta untuk menampilkan pasangan Anies-Doel sebagai peserta Pilkada Jakarta, dipastikan tidak akan berjalan.

Selain karena masih minimnya dukungan, pasangan Anies-Doel juga tidak cukup relevan untuk maju karena tidak memenuhi syarat administrasi. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky