Sudah Bebas Bersyarat, Jessica Wongso Tetap Ajukan PK Pekan Depan, Ini Novum yang Diajukan

Jessica Wongso akhirnya mendapatkan bebas bersyarat dan resmi keluar dari Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Jessica Wongso akhirnya mendapatkan bebas bersyarat dan resmi keluar dari Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

AYOJAKARTA.COM -- Kasus kopi sianida yang menyebabkan kematian dari Wayan Mirna Salihin hingga menetapkan Jessica Wongso sebagai tersangka pada tahun 2016 silam kini kembali diperbincangkan.

Jessica Wongso akhirnya mendapatkan bebas bersyarat dan resmi keluar dari Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada Minggu, 18 Agustus 2024 kemarin.

Jessica mendapatkan remisi sebanyak 58 bulan 30 hari karena dianggap selalu berkelakuan baik selama dalam tahanan berdasarkan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana.

Baca Juga: Sibuk Tangani Kasus Vina Cirebon, Otto Hasibuan Ungkap Rasa Bersalah kepada Jessica Wongso, Begini...

Saat keluar dari Lapas Jessica pun dijemput oleh tim kuasa hukumnya.

Meskipun kini Jessica sudah berhasil menghirup udara bebas, rupanya hal itu tak menyurutkan niat tim kuasa hukumnya untuk tetap mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Bahkan PK Jessica Wongso dimungkinkan akan diajukan dalam waktu dekat yakni pekan depan.

Baca Juga: Resmi Bebas Bersyarat 58 Bulan 30 Hari, Jessica Wongso Blak-Blakan Cara Bertahan Hidup di Penjara selama 8 Tahun

Dalam konferensi pers yang diadakan oleh tim kuasa hukum Jessica Wongso yang dipimpin oleh Otto Hasibuan, pihaknya menerangkan bahwa tetap terdapat kemungkinan besar PK akan segera diajukan.

Hal itu mengingat pihaknya sudah memiliki banyak novum atau bukti baru di kasus kopi sianida ini.

Otto Hasibuan sebagaimana dilansir Ayojakarta.com pada kanal YouTube tvOneNews, Senin, 19 Agustus 2024 menjelaskan dua alasan PK Jessica Wongso.

Baca Juga: Tegas akan Ajukan PK Setelah Jessica Wongso Bebas Bersyarat, Otto Hasibuan Ungkap Alasan Kuat: Ada Kejanggalan di Persidangan?

Menurut Otto ada dua alasan yang mendasari pengajuan PK Jessica Wongso ke Mahkamah Agung yakni novum dan juga keyakinan akan kekeliruan majelis Hakim yang memutus perkara tersebut.

"Ada dua alasan kita untuk PK, terutama itu adalah novum tentunya. Selain novum yang merupakan bukti baru, juga merupakan adanya kekeliruan atau kekhilafan daripada majelis hakim di dalam memutuskan perkara ini," jelas Otto.

Lantas novum apa yang dimiliki pihak Otto Hasibuan di dalam kasus kopi sianida Jeesica Wongso?

Ketika ditanyakan soal apa novum yang akan diajukan, sayangnya Otto Hasibuan belum mau menjelaskan lebih detail soal itu.

"Nanti akan saya ceritakan pada waktu kita mengajuan PK ya, jangan terlalu dini," ungkap Otto.

Baca Juga: Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Dinyatakan Bebas Bersyarat, Otto Hasibuan: Coba Peluang PK

Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa novum ini sebenarnya akan sangat berpengaruh pada putusan hakim.

Otto kemudian membeberkan fakta bahwa novum yang ia milili saat ini sebenarnya sudah ada sejak persidangan 8 tahun lalu digelar.

Sayangnya pada saat persidangan bukti itu tidak ada dan tidak pernah dikeluarkan.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Ada Bukti yang Disembunyikan di Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Apa Itu?

Padahal apabila mencermari berkas perkara Jessica, bukti itu sebemarnya sudah ada sejak lama.

"Tapi yang pasti bukti itu dulu sebenarnya seharusnya sudah ada tetapi pada waktu itu kami tidak menemukan bukti itu," kata mertua Jessica Mila ini.

Otto sangat yakin apabila bukti itu dibuka dipengadilan, maka pertimbangan putusan hakim akan berbeda.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bebas
# Jessica Wongso
# Peninjauan Kembali

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.