News

4 Juta Lebih Data PNS dan PPPK di BKN Diduga Kembali Bocor hingga Diperjualbelikan Hacker, Publik: Menuju Indonesia Cemas!

Oleh: Dyah Arum Ratri Minggu 11 Agu 2024, 13:32 WIB
ekitar 4 juta lebih data dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat ini dilaporkan bocor.

AYOJAKARTA.COM -- Kabar kurang mengenakkan kembali muncul dari pusat data Indonesia yang diduga mendapat serangan serta ancaman dari hacker.

Disebutkan ada sekitar 4 juta lebih data dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat ini dilaporkan bocor.

Data para PNS dan PPPK yang dilaporkan bocor tersebut sumbernya disebutkan dari Satu Data ASN yang mana data tersebut ditangani oleh pihak BKN (Badan Kepegawaian Daerah).

Baca Juga: Ramai di Twitter! Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Diduga Bocor dan Diperjualbelikan di Situs Dark Web

Dugaan sementara, kebocoran data PNS dan PPPK ini diakibatkan adanya serangan dan juga diperjualbelikan oleh forum hacker.

Mengejutkan lagi, data yang disebutkan bocor tersebut memuat informasi yang sensitif dan juga cukup penting.

Seperti identitas pribadi, nomor telepon, alamat, bahkan sampai informasi pekerjaan para PNS dan PPPK.

Baca Juga: Benarkah Database KAI Kena Hack? Viral di Aplikasi X, Data KAI Commuter Diduga Bocor

Kabar mengenai bocornya data ASN dan PPPK ini dikutip dari akun X @FalconFedsio pada Minggu, 11 Agustus 2024.

Dalam unggahan tersebut tertulis caption dalam bahasa Inggris yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, seperti berikut.

“Seorang pelaku ancaman mengaku jika telah menjual database yang isinya informasi pribadi dari 4.759.218 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Provinsi Indonesia,” caption dalam unggahan tersebut.

Disertai juga sebuah foto yang menunjukkan tampilan website BKN dalam unggahan akun X @FalconFedsio tersebut.

Baca Juga: Bocor Alus! Prabowo Siapkan Jabatan Menteri Utama, Siapa Kandidatnya? Uni Lubis: Saya Dengar Golkar Mendapatkan Jatah 5 Menteri

Tentu saja kabar ini menambah rentetan panjang terkait kasus data bocor akibat serangan hacker yang terjadi di Indonesia.

Apalagi belum lama ini publik juga dibuat was-was lantara Pusat Data Sementara Nasional (PDSN) jadi serangan ransomware.

Semua data telah dienkripsi oleh para peretas dan salah satu yang terungkap yaitu Lock Bit 3,0 dimana efeknya membuat 98 persen data yang ada di PDSN hilang.

Baca Juga: Geger 204 Juta Data Pemilih Pemilu 2024 Diduga Bocor, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Beri Ultimatum ke KPU

Publik juga turut menanggapi soal kabar dugaan bocornya data PNS dan PPPK akibat serangan hacker ini dengan berbagai tanggapan.

“baru kemaren ngisi udah bocor aja,” tulis @ikhwanudDin.

“Menuju Indonesia cemas,” komentar @aisyahlbs22.

Akun @speachace juga turut berkomentar dengan nada cemas, “Astagfirullah bocor lagi (emoticon menangis).***

TAGS:
Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil