AYOJAKARTA.COM – Pernyataan saksi Dede perihal keterlibatan Iptu Rudiana serta Aep sebagai perancang skenario dalam perkara Vina masih menjadi sorotan.
Mengaku terganggu dengan gencarnya pemberitaan di media, Aep yang disebut Iptu Rudiana sebagai saksi mata penyebab tewasnya Vina akhirnya buka suara.
Melalui unggahan video berisi percakapan bersama Pitra Romadoni yang merupakan kuasa hukum Iptu Rudiana, Aep berharap bisa mendapat perlindungan hukum.
Dalam keterangannya, Aep menilai tawaran yang sebelumnya sempat disampaikan Pitra Romadoni merupakan salah satu cara untuk bisa meluruskan penyebab kematian Vina.
Karena alasan tersebut, Aep mengaku sangat berterima kasih kepada Pitra yang juga menjadi salah satu anggota tim penasihat hukum Iptu Rudiana.
Terkait permintaan saksi Aep yang berharap bisa mendapat perlindungan dan bantuan hukum, Pitra memberi tanggapan.
Pitra menyebut bersedia memberikan bantuan, selama keterangan yang disampaikan Aep tak berdasar pada kebohongan.
Selain itu, keterangan yang disampaikan Aep juga perlu bermuara pada prinsip kebenaran serta upaya menegakkan hukum serta keadilan.
“Saya ingin memberikan bantuan hukum, sepanjang Aep memberikan keterangan yang benar dan komitmen menegakan hukum dan keadilan,” jelas Pitra Romadoni dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Sabtu (10/8/2024).
Lebih lanjut Pitra menyebut keputusan Aep bersedia tampil ke publik merupakan salah satu upaya yang patut diapresiasi.
Sehubungan dengan keterangan yang sempat disampaikan saksi Dede perihal proses perancangan keterangan palsu, Aep menyanggah.
Menurut Aep, keterangan yang disampaikan Dede merupakan sebuah pernyataan tak berdasar dan jauh dari kejujuran.
Mengaku sedang bersama Dede untuk membeli rokok, Aep melihat adanya aksi kejar-kejaran yang disertai pelemparan batu.
“Tanggal 27 Agustus di malam kejadian itu Dede bersama saya. Jadi itu nggak ada yang namanya disetting, disuruh sama Pak Rudiana, nggak ada,” tegas Aep.
Aep menambahkan, pernyataan yang kemudian disampaikan kepada Iptu Rudiana berdasar pada kesadaran sebagai individu pribadi.
Sehingga setiap pernyataan yang disampaikan Dede dan telah mendapat reaksi publik, menurut Aep merupakan keterangan tidak benar serta berdasar.
Baca Juga: Aep Bantah Kesaksian Soal Kasus Vina Diarahkan Iptu Rudiana: Itu Semua Bohong!
Dengan beredarnya pemberitaan di media terkait peristiwa di malam kejadian, Aep mengaku menyesal dan mempertanyakan alasan Dede yang mengubah keterangan.
“Saya merasa sempat bingung juga kok dia bisa merubah keterangan pas ketemu Dedi Mulyadi,” tegas Aep.
Adanya perubahan keterangan dari Dede di tahun 2016 dengan tahun 2024 usai bertemu Dedi Mulyadi, menurut Aep menyimpan muatan pertanyaan yang besar.***