Bukti Ilmiah Pelecehan Tak Ditemukan, Kuasa Hukum Saka Tatal Yakin Pasangan Vina dan Eky Tewas Akibat Kecelakaan

Kuasa Hukum Saka Tatal, Edwin Partogi Yakin Vina dan Eky Meninggal karena Kecelakaan
Kuasa Hukum Saka Tatal, Edwin Partogi Yakin Vina dan Eky Meninggal karena Kecelakaan

AYOJAKARTA.COM – Salah satu penyebab perkara tewasnya Vina dan Eky menjadi berbelit.

Menurut Reza Indragiri, hal ini terjadi karena berpijak pada daya ingat manusia yang terbatas.

Karena dianggap minim dengan bukti ilmiah, Psikolog Forensik Reza Indragiri mendesak agar penyidik membuka gawai milik Vina dan Eky serta para terpidana.

Dengan sinkronisasi komunikasi dari masing-masing pihak, Reza Indragiri optimis tabir penyebab tewasnya pasangan Vina dan Eky pada 27 Agustus 2016 akan dapat terungkap.

Baca Juga: Kasus Vina: Ahli Metafisika Sebut Akibat dari Sumpah Pocong Itu Fatal, Bisa Mendatangkan Azab antara Kematian atau Musibah

Penyebab utama tewasnya pasangan Vina dan Eky oleh sejumlah kalangan sempat diyakini merupakan buntut dari kasus penganiayaan dan pemerkosaan.

Selain para terpidana, salah satu nama pelaku dalam kejadian tersebut adalah Saka Tatal yang kemudian melakukan pengajuan PK.

Dalam berbagai keterangan, mantan terpidana Saka Tatal mengaku tak pernah melakukan pelanggaran pidana sebagaimana dituduhkan.

Berbekal pendapat Psikolog Forensik tersebut, Edwin Partogi yang merupakan salah satu kuasa hukum Saka Tatal berhasil membawa perkara Vina dan Eky ke babak baru.

Baca Juga: Soal Kasus Vina, Mantan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Singgung Kejanggalan Bukti Darah dan Sidik Jari: Sangat Terang Kejanggalannya

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Mega dan Widi saat sidang PK Saka Tatal digelar, Edwin menganggap kesaksian tersebut sebagai hal paling otentik.

Dalam keterangan di persidangan, Mega dan Widi mengaku masih sempat melakukan komunikasi dengan Vina pada rentang waktu pukul 22:00 WIB.

Selain masih melakukan komunikasi, melalui kesaksian Mega dan Widi juga diketahui kondisi jam biologis Vina yang saat malam kejadian tengah mengalami menstruasi.

Pernyataan yang disampaikan saksi Mega dan Widi dalam persidangan juga diperkuat dengan adanya bukti ilmiah berupa rekaman ekstraksi percakapan.

Baca Juga: Saka Tatal Lakukan Sumpah Pocong Tanpa Dihadiri Iptu Rudiana, Ahli Metafisika Peringatkan Hal Ini

Mengacu pada temuan bukti ilmiah berupa ekstraksi percakapan dan keterangan saksi Mega serta Widi, Edwin meyakini kematian Vina disebabkan laka lantas.

“Korban mengalami trauma tumpul, trauma tumpul itu biasanya dialami oleh korban laka lantas pada aspal yang mulus,” ungkap Edwin Partogi dikutip ayojakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV, Sabtu (10/8/2024).

Berdasarkan sejumlah foto Vina saat menjalani pemeriksaan dan hasil visum, dugaan terjadinya penganiayaan dan pemerkosaan tak ditemukan.

Selain karena menstruasi, keterangan dokter saat menggunting celana yang dikenakan Vina hasil meminjam dari Widi waktu melakukan pemeriksaan perlu dipertimbangkan.

Baca Juga: Iptu Rudiana Absen, Saka Tatal Konsisten Menjalani Ritual Sumpah Pocong yang Bisa Mengakibatkan Hal ini Jika Berbohong!

Dengan melihat sejumlah alat bukti dan keterangan sejumlah ahli, Edwin meyakini Saka Tatal berkata benar dan meragukan Vina benar-benar mengalami pemerkosaan.

Anggapan tak adanya pemerkosaan menurut Edwin bisa diketahui dari kondisi pakaian Vina yang masih lengkap saat ditemukan di flyover.

“Pakaian lengkap, baju tidak dirobek, dokter gunting celananya, kita tidak menemukan petunjuk itu,” tegas Edwin yang sempat menjadi sosok penting di LPSK.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mega
# Widi
# Edwin Partogi
# Psikolog Forensik
# Reza Indragiri
# Saka Tatal
# Vina
# Eky

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.