AYOJAKARTA.COM - Kemelut identitas Pegi Setiawan Cianjur terduga pembunuh Vina Cirebon membuat banyak pihak penasaran.
Kemunculan Pegi Setiawan Cianjur ini semakin mendambah daftar panjang isu salah tangkap polisi terkait pelaku pembunuh Vina Cirebon.
Lantas siapakah sebenarnya Pegi Setiawan Cianjur?
Sosok Pegi Setiawan Cianjur namanya sudah sempat jadi perbincangan warganet karena diduga terlibat dalam kasus Vina Cirebon.
Seperti diketahui, kasus yang terjadi delapan tahun silam ini telah menimbulkan banyak pertanyaan terkait siapa sebenarnya pelaku utamanya yang masih belum terkuak hingga hari ini.
Pegi alias Perong merupakan salah satu dari tiga DPO yang pernah diumumkan polisi ke publik.
Hingga akhirya, belum lama ini polisi menangkap seseorang bernama Pegi Setiawan yang berasal dari Cirebon dan dinyatakan sebagai DPO Pegi alias Perong.
Dengan ditangkapnya Pegi Setiawan Cirebon tersebut membuat nama Pegi Setiawan Cianjur langsung meredup bak ditelan bumi.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Vina Cirebon: Muncul Sosok Pegi Setiawan Cianjur, Benarkah Polisi Salah Tangkap?
Meski begitu, kini nama Pegi Setiawan Cianjur kembali terseret kasus Vina Cirebon.
Hal itu terkait laporan dan bukti yang diunggah advokat Herwanto ke Mabes Polri Bandung belum lama ini, dikutip ayojakarta.com dari YouTube Insert Investigasi pada Sabtu (29/06/2024).
Advokat Herwanto membawa beberapa laporan dari masyarakat yang dikumpulkan melalui pesan langsung di media sosial.
Ia mengungkap bahwa semua bukti-bukti tersebut menguat ke arah Pegi Setiawan Cianjur bukan Pegi Setiawan yang berasal dari Cirebon.
"Nah kalau Pegi Setiawan sama persis, namanya sama persis, tempat tinggalnya di Jawa Barat," kata Herwanto.
Tak hanya itu, Herwanto juga makin yakin bahwa Pegi Setiawan Cianjur tersebut sebagai terduga pembunuh Vina karena merupakan anggota geng motor Moonaker Cianjur berdasarkan foto-foto lamanya.
"Foto-foto dia itu hampir semua menunjukkan kalau anggota Motor Moonraker. Bahkan saya lihat tu, beberapa tahun yang lalu dia jadi Sekretaris anggota motor Moonraker ulang tahun ke-3 tahun," ungkapnya.
Senada dengan hal itu, Pegi Setiawan Cianjur juga pernah mengungkapnya saat menjadi bintang tamu dalam YouTube Kang Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu.
Pada sebuah dialog santai, Dedi Mulyadi bertanya tentang keanggotaan Pegi Setiawan di geng Motor Moonraker.
"Oh pernah jadi anggota Moonraker?" tanya Dedi Mulyadi.
Pegi Setiawan Cianjur menjawab dengan yakin bahwa dirinya menjadi anggota Moonraker mulai tahun 2017.
"Kalau Moonraker tu masuk, cuma tahun 2017," ungkap Pegi Setiawan Cianjur.
"Anggota? Apa sih cirinya jadi anggota Moonraker," tambah Dedi Mulyadi.
Pegi Setiawan Cianjur lalu mengungkap soal kegiatan Moonraker yang melakukan hal-hal baik dan tak pernah berkonflik.
Ia juga mengaku tak pernah melakukan kegiatan Moonraker di luar Kota Cianjur.
Di sisi lain, tentang latarbelakang keluarga Pegi Setiawan Cianjur juga turut diragukan oleh warganet.
Cecep yang mengaku sebagai ayah kandung dan ikut wira-wiri dalam setiap kesempatan bersama Pegi Setiawan Cianjur ikut jadi bulan-bulanan warganet.
Cecep diketahui merupakan seorang kuli bangunan yang memiliki dua anak, termasuk Pegi Setiawan.
Warganet di kolom komentar YouTube Kang Dedi Mulyadi meyakini bahwa Pegi Setiawan Cianjur merupakan anak mantan Bupati Cianjur, Cecep Alamsyah.
Isu ini begitu keras beredar hingga membuat para warganet kisruh memenuhi kolom komentar YouTube Kang Dedi Mulyadi.
@Ap**-q**iy: "Ayo periksa bila perlu tangkap biar kita semua tau mantan bupati cirebon bakal ikut campur tidak kalo pegi cianjur di tangkap,, kalo dia ikut campurr ya berati fixx dia anaknya mantan bupati."
@dul****771: "Siapa yg setuju pegi ank Cecep di periksa. cianjur."
@wari*******72: "Mungkin pegi setiawan cianjur yang katanya anak mantan bupati tidak berani menangkap karena di bekingi para jend."
Terkait pemeriksaan terhadap Pegi Setiawan Cianjur tersebut masih menunggu kabar terbaru tentang tidak lanjut kepolisian atas laporan advokat Herwanto yang dilakukannya hari ini, Sabtu (29/06/2024).
"Harapan saya, agar pihak penyidik segera memanggil dan menyidik sedetail-detailnya," ungkap Herwanto.***