News

Widya Ungkap Kejanggalan Ijazah Pegi Setiawan Cianjur Sosok Terduga Pelaku Kasus Vina Cirebon, Benarkah Palsu?

Oleh: Wahyu Vitaarum Sabtu 29 Jun 2024, 16:01 WIB
Kolase Tangkapan Layar kiri: Ibu Widya, Kanan: Pegi Setiawan Cianjur

AYOJAKARTA.COM - Kelanjutan kasus pembunuhan Vina Cirebon kini semakin membingungkan.

Belum usai sidang praperadilan Pegi Setiawan Cirebon kini muncul sosok terduga DPO Pegi alias Perong yang sebelumnya pernah viral.

Pegi Setiawan Cianjur disebut-sebut merupakan sosok yang paling mirip dengan DPO Pegi alias Perong yang dimaksud polisi.

Banyak yang menduga bahwa Pegi Setiawan Cirebon yang kini ditahan polisi merupakan korban salah tangkap.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Vina Cirebon: Muncul Sosok Pegi Setiawan Cianjur, Benarkah Polisi Salah Tangkap?

Siapa DPO Pegi alias Perong sebenarnya, Pegi Setiawan Cianjur atau Cirebon?

Dalam acara Kompas TV, Tim Kuasa Hukum Pegi Setiawan mengungkap kejanggalan bukti samurai yang disebut digunakan untuk membunuh Vina dan Eki.

Menurut mereka, visum tahun 2016 menunjukkan korban meninggal akibat trauma tumpul bukan tajam.

Meski berkas sudah diajukan ke Kejaksaan, namun keluarga dan kuasa hukum yakin Pegi alias Perong adalah orang lain.

Baca Juga: Polda Jabar Diduga Sengaja Mengulur Waktu dengan Mangkir di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Toni RM: Polisi Belum Percaya Diri!

Toni RM menyebut ciri-ciri Pegi alias Perong berbeda dengan Pegi Setiawan yang ditangkap.
Ia dan tim kuasa hukum Pegi Setiawan akan membuktikan hal ini di sidang praperadilan 1 Juli 2024 mendatang.

Pernyataan senada juga diungkap seorang advokad bernama Herwanto dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada Sabtu (29/06/2024).

Herwanto mengungkap kecurigaannya berdasarkan laporan masyarakat yang mengirim pesan di sosial media.

Setelah dipelajari secara mendetail, laporan tersebut mengarah pada kejanggalan sosok Pegi Setiawan Cianjur.

Baca Juga: Widya Sebut Eky Anak Iptu Rudiana Sebagai Pengedar Narkoba, Kamaruddin Simanjuntak: Jangan Cuma Cuap-cuap!

Berdasarkan laporan masyarakat berupa jejak rekam di sosial media, DPO Pegi alias Perong lebih mengarah pada Pegi Setiawan Cianjur bukan yang berasal dari Cirebon.

"Nah kalau Pegi Setiawan sama persis, namanya sama persis, tempat tinggalnya di Jawa Barat," ungkap Herwanto.

Herwanto meyoroti tentang Pegi Setiawan Cianjur yang ternyata merupakan bagian dari geng motor Moonraker Cianjur.

"Nah yang lebih mengejutkannya lagi, kalau ditanya alat bukti, mana alat buktinya? Nah semua, hampir semua, foto-foto dia itu hampir semua menunujukkan kalua anggota Motor Moonraker. Bahkan saya lihat tu, beberapa tahun yang lalu dia jadi sekretaris anggota motor Moonraker ulang tahun ke-3 tahun," jelas Herwanto.

Baca Juga: Yakin Kliennya Hanya Korban Salah Tangkap, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Tunjukkan Enam Alat Bukti yang Tidak Pernah Diungkap!

Widya Bongkar Kejanggalan Pegi Setiawan Cianjur

Kejangalan lain juga disoroti TikToker bernama Widya yang kini tengah viral.

Dalam postingan yang diunggah ulang oleh YouTube FKR PROJECT pada Sabtu (29/06/2024), sosok Widya turut mengomentari Pegi Setiawan Cianjur.

"Orang-orang DPO kok bisa ijzzahnya beli. Artinya gini, ya setelah kita amati ya nomor ijazah tersebut tidak terdaftar di satuan pendidikan," kata Widya.

Baca Juga: Terungkap 2 Saksi Baru Kasus Vina Cirebon yang Minta Perlindungan LPSK, Salah Satunya Ketua RT Pasren?

Terkait hal itu, Widya memberikan potongan video dari YouTube Kang Dedi Mulyadi.

Dalam potongan video tersebut, memperlihatkan ijazah SD tanpa foto tapi terdapat cap tiga jari samar-samar.

Keanehan lain turut disoroti Widya terkait ijazah SMK Pegi Setiawan Cianjur tersebut.

Baca Juga: Anggota Keluarga Vina Ajukan Permohonan Perlindungan 12 Saksi tetapi Belum Dikabulkan, Ini Penyebabnya Kata Wakil Ketua LPSK

Menurut Widya, NIS atau Nomor Induk Siswa tidak aktif dalam sistem pengecekan ijazah di Indonesia.

Untuk membuktikan hal tersebut, host YouTube FKR PROJECT bahkan mengecek sendiri dengan memasukkan nama ibu dan NIS yang tertulis di ijazah Pegi Setiawan Cianjur.

Ironisnya, ternyata hasilnya menunjukkan status "tidak aktif di status Pendidikan data belum padan dengan data kependudukan di dukcapil."

Benarkah itu berarti ijazah Pegi Setiawan Cianjur tidak aktif atau tidak terdaftar?***

Reporter Wahyu Vitaarum
Editor Fathul Amanah