AYOJAKARTA.COM -- Dua hari lalu, 25 Juni 2024, PKS mengumumkan pasangan untuk Pilgub Jakarta dari partainya yaitu Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman.
Pengumuman yang diumumkan oleh presiden PKS, Ahmad Syaikhu itu mendapatkan beberapa tanggapan partai lain.
Salah satunya Waketum Gerindra Habiburokhman mengatakan kalau pasangan Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman belum memenuhi kuota pencalonan. Benarkah?
Baca Juga: PKS Usung Anies-Sohibul Iman di Pilkada DKI, Pengamat Politik: Jangan seperti Bermain Game Online
Berikut penjelasannya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Kamis, 27 Juni 2024:
Habiburokhman mengatakan kalau pasangan Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman belum memenuhi kuota pencalonan.
Menurutnya, dengan memasangkan kedua tokoh tersebut itu belum bisa dikatakan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur.
Baca Juga: PKS Curi Start, PKB Sebut Pencalonan Pilgub Jakarta Anies Baswedan dan Sohibul Iman Blunder
“Karena memang sekarang sebetulnya deklarasi PKS kemarin (Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman sebagai pasangan) belum memenuhi kuota untuk pencalonan,” ujarnya.
Habiburokhman juga mengatakan kalau Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman belum terhitung sebagai paslon.
“Sehingga kita (Gerindra) bisa belum kita (Gerindra) hitung sebagai paslon (pasangan calon) yang definitif,” ujarnya.
Baca Juga: PKS Usung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta, Wasekjen PKB: Blunder
Hal itu karena dengan mencalonkan dari sesama partai, masih sulit memetakan partai yang bergabung.
“Jadi sulit kalau untuk memetakan masih sulit, apakah akan ada partai lain yang juga bergabung atau tidak,” jelas Habiburokhman.***