News

Pilgub Jakarta 2024: Anies Baswedan Banyak di Lirik Partai Politik, Berpotensi Diusung Koalisi Besar

Oleh: Ahmad Nuryaman Rabu 19 Jun 2024, 15:02 WIB
Anies Baswedan banyak dilirik parpol di Pilgub Jakarta 2024

AYOJAKARTA.COM - Nama mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan masih banyak dilirik partai politik untuk diusung jadi calon gubernur Jakarta 2024.

Sementara ini baru DPW PKB yang telah menyatakan sikapnya mendukung Anies untuk maju sebagai calon gubernur di pilgub Jakarta.

Koalisi besar diprediksi berpotensi mengusung Anies untuk maju pada pilgub Jakarta tahun ini.

Pengamat komunikasi politik, Jamiluddin Ritonga berpendapat sosok Anies masih menjadi magnet tersendiri sehingga beberapa partai besar berpotensi untuk memberi dukungan padanya.

Baca Juga: Kategori Jenis ini Berisiko Tersingkir dari DTKS, KPM Bansos PKH dan BPNT Perlu Bersiap!

Beberapa partai yang berpotensi mendukung di antaranya NasDem, PKB, PDIP, dan PKS.

Jamiluddin mengatakan PKB dan PKS tetap setia dan akan mengusung Anies di pilgub Jakarta.

Ditambah lagi kemungkinan peluang PDIP yang juga bakal mengusungnya jika diberi jatah wakil kepada kadernya.

Baca Juga: Masuk Peringkat 100 ASEAN, Inilah 20 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia versi AppliedHE 2024

Jamiluddin juga menyinggung peluang Anies yang bakal di dukung oleh NasDem dengan sejumlah alasan.

Hubungan yang terjalin antara Anies dan Surya Paloh dikatannya menjadi salah satu alasan.

Menurutnya, hubungan Surya Paloh dan Anies Baswedan dinilai sudah sulit untuk dipisahkan.

Terlebih NasDem tidak memiliki kader yang mempunyai elektabilitas tinggi yang dapat mengalahkan mantan calon presiden 2024 itu.

Baca Juga: 10 Program Studi Saintek Terfavorit di Universitas Padjadjaran (Unpad) Berdasarkan SNBT 2024

Dengan demikian bisa jadi Mantan Mendikbud itu berpeluang diusung oleh sebuah koalisi besar.

Meski begitu, Jamiluddin tidak menampik di tengah kedekatan NasDem dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan menjadi hambatan.

Dia yakin bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi keputusan NasDem yang bakal mengusung Anies menjadi pesaing KIM.

"Bagi Nasdem, KIM penting dalam politik nasional, tapi bukan sebagai alat barter untuk meninggalkan Anies," ungkapnya dalam sebuah pernyataan.***

Baca Juga: Cara Padankan NIK Jadi NPWP dengan Cepat Agar Terhindar dari Masalah Perpajakan

Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Imanudin Abdurohman