AYOJAKARTA.COM – Menjadi salah satu figur yang paling disorot dalam kasus kematian pasangan Vina dan Eky, Iptu Rudiana dicurigai memiliki informasi penting.
Tercatat sebagai anggota Satuan Narkoba pada 2016, Iptu Rudiana yang juga merupakan ayah kandung korban Rizky alias Eky ikut terseret dalam pusaran kasus tewasnya Vina.
Sebagian kalangan menilai Iptu Rudiana memiliki andil cukup besar dalam proses penanganan kasus tewasnya pasangan Vina dan Eky.
Meski menjabat sebagai petugas polisi, keterlibatan Iptu Rudiana dalam upaya menciduk para tersangka dinilai sebagian kalangan telah menyalahi kewenangan.
Anggapan terkait adanya dugaan kemungkinan penyalahgunaan wewenang mencuat setelah Liga Akbar menyebut peran yang dilakukan Iptu Rudiana.
Dalam keterangannya kepada awak media, Liga Akbar yang merupakan sahabat dekat mendiang Eky menyebut diminta memberi kesaksian palsu.
Sehubungan dengan adanya penilaian yang tengah berkembang tersebut, Aristo Pangaribuan selaku Pengamat Hukum Pidana memberi tanggapan.
Menurut Aristo, situasi yang dihadapi Iptu Rudiana pada 2016 saat kehilangan anaknya perlu mendapat dukungan dan rasa simpatik publik.
Kuatnya dorongan emosi untuk bisa menemukan pelaku yang menyebabkan kematian Eky, menurut Aristo merupakan pencetus tindakan tersebut.
“Dia ayah korban dan dia juga seorang polisi, sebagai anak yang kehilangan anaknya dia akan memaksimalkan perannya sebagai polisi,” jelas Aristo Pangaribuan dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Senin (17/6/2024).
Upaya maksimal sebagai seorang ayah untuk bisa mendapatkan keadilan atas kematian anaknya menurut Aristo merupakan hal wajar.
Namun demikian, Aristo mengingatkan agar publik tidak dengan mudah memberikan penilaian tanpa terlebih dahulu mengetahui akar permasalahan.
“Yang jadi pertanyaan adalah sejauh mana peran itu dimaksimalkan untuk mempengaruhi investigasi,” imbuhnya.
Bila yang dilakukan Iptu Rudiana adalah dengan mendekati Satuan Reskrim, menurut Aristo hal tersebut termasuk dalam koridor kewajaran.
Baca Juga: Keberadaan Pegi Setiawan saat Pembunuhan Vina Cirebon Terungkap, Benarkah Ada di Bandung?
Terkait adanya kabar penangkapan terhadap sejumlah tersangka yang dicurigai dilakukan secara mandiri oleh Iptu Rudiana, Aristo menambah pernyataan.
“Kita lihat dulu apakah ada surat perintahnya? Apakah beliau memang ditugaskan untuk itu karena setiap polisi bisa menjadi seorang penyelidik,” jelas Aristo.
Karena itu anggapan terkait adanya peran Iptu Rudiana yang dinilai sebagian kalangan sudah menyalahi kewenangan perlu dilakukan pendalaman.
Kepastian menyangkut aspek prosedural dan menjadi parameter, menurut Aristo merupakan salah satu hal yang patut dipahami sebelum memberi penilaian.
“Saya pikir manusiawi kalau dia memaksimalkan peran sebagai polisi untuk mendapat keadilan bagi anaknya,” ungkap Aristo.***