AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Vina Cirebon pada tahun 2016 silam kembali jadi perbincangan warganet di seluruh tanah air.
Berbagai macam misteri yang belum terungkap membuat kasus Vina Cirebon seolah-olah seperti benang kusut penegakan hukum di Indonesia.
Mengenai hal tersebut, mantan Menko Polhukam, Mahfud MD memberikan komentarnya.
Mahfud MD mengatakan bahwa ada oknum yang "bermain" pada kasus pembunuhan yang sangat keji ini.
"Kalau saya katakan hukum kita selalu dimain-mainkan ya salah karena hukum," kata Mahfud MD dikutip dari YouTube Mahfud MD Official, Rabu 12 Juni 2024.
Tak hanya ada oknum yang "bermain", Mahfud MD juga mengatakan bahwa ada ketidakrofesionalan dalam mengusut kasus Vina Cirebon.
"Saya berpikir ini bukan sekadar unprofesional (tidak profesional), tetapi menurut saya memang ada permainan profesional," ucap Mahfud MD.
Mahfud MD menduga, "permainan" pada kasus Vina Cirebon ini dilakukan oleh oknum-oknum pejabat.
Menurutnya, kasus ini ditunggangi pejabat yang jabatannya tidam terlau tinggi namun memiliki kepentingan politik dan bisnis.
"Sekarang melibatkan pejabat-pejabat yang tidak tinggi-tinggi amat yang punya kepentingan politik, kepentingan bisnis," ujar Mahfud MD.
Atas dasar itu, Mahfud MD meminta Presiden terpilih, Prabowo Subianto untuk turun tangan mengusut tuntas kasus Vina Cirebon.
Menurutnya, jika Prabowo Subianti turn tangan, kasus Vina Cirebon akan cepat terselesaikan.
Selain itu, meskipun Presiden turun tangan, posisi politik dan ekonomi tidak akan dirugikan karena kasus ini adalag kasus kriminal.
"Kalau Pak Prabowo menyelesaikan kasus ini, tidak akan merugkan posisi politik, posisi ekonomi pun tidak. Ini kasus kriminal," tegas Mahfud MD.***