AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Vina-Eky di tahun 2016 yang belakangan ini viral kembali masih menyimpan teka-teki misterius.
Kemunculan teman Eky yang bernama Liga Akbar Cahyana di tengah kembali viralnya pengungkapan kasus Vina dan Eky cukup mengejutkan.
Salah satu saksi dalam sidang kasus pembunuhan Vina dan Eky ini mengaku mencabut sejumlah kesaksiannya pada BAP tahun 2016 silam.
Kemunculan Liga Akbar ini seakan membantah sejumlah keterangan yang disampaikan oleh Aep dan dianggap membuat kasus pembunuhan di Cirebon ini semakin terang benderang.
Sebagai informasi, Liga Akbar merupakan salah satu teman dekat dari Eky dan sering menginap di rumah Eky.
Ia mengaku merasa tidak tenang dengan peristiwa yang terjadi 8 tahun lalu dan kembali viral belakangan ini.
Hal ini membuat Liga Akbar memutuskan untuk mengungkap kronologi dan kejadian sebenarnya yang dialaminya saat itu.
Yudia Alamsyach selaku kuasa hukum Liga Akbar menceritakan kronologi sebenarnya yang disampaikan oleh kliennya.
Dikatakan bahwa pada hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2016, Liga Akbar bermain ke rumah Eky yang ada di Majalengka.
Karena ada acara Grup XTC di Kuningan, membuat Eky dan Liga Akbar mengendarai motor masing-masing dan berangkat ke Kuningan.
“Di situ mereka bareng bawa motor masing-masing karena rencananya Eky itu mau ke Kuningan ada acara musyawarah Grup XTC di Kuningan,” ujar Yudia Alamsyach dalam YouTube Dedi Mulyadi Official pada Minggu, 9 Juni 2024.
Sebelum sampai ke Kuningan, Eky dan Liga mampir ke Cirebon di warung depan SMA 4. Karena tidak berniat untuk ikut dengan Eky membuat Liga Akbar tetap nongkrong di depan SMA 4.
Yudi Alamsyach mengatakan bahwa sebelum magrib, Eky berpamitan dengan teman-temannya karena akan menjemput Vina di rumahnya.
Eky kembali menemui teman-temannya bersama Vina di warung depan SMA 4, karena acara masih belum dimulai.
“Acaranya kan sekitar jam 8 (malam) lah, Eky dan Vina kemudian pamit ke Kuningan, tapi mau lewat Arumsari. Eky ada rumah juga di sana,” jelas Yudi Alamsyah kembali.
Baca Juga: Kasus Vina-Eky Makin Runyam! Liga Akbar Mengaku Tidak Pernah Mengenal Pegi Setiawan
Tidak lama setelah itu menurut apa yang disampaikan oleh Liga Akbar melalui pengacaranya, Eky dan Vina pamit pergi dari warung.
Dikatakan bahwa momen tersebut adalah momen terakhir Eky dan Vina berkomunikasi dengan Liga Akbar.
“Cuman sempet ada obrolan, Eky itu nunjukkin foto katanya ini ada orang yang ngajak ribut,” ungkap pengacara Liga Akbar.
Sementara itu apa yang disampaikan oleh Liga Akbar melalui pengacaranya dalam YouTube Dedi Mulyadi Official berbeda dengan BAP di tahun 2016.
Dalam kronologi BAP 2016 disebutkan bahwa Liga Akbar ikut ke Kuningan bersama Vina dan Eky setelah nongkrong di warung.
Kemudian ketiganya melewati SMPN 11 Cirebon dan saat lewat diteriaki, dilempari, dan dikejar.
“Saat mereka lewat diteriaki, dilempari, dan dikejar. Akhirnya Liga menyelamatkan diri masuk ke gang,” kata Yudi Alamsyah.
“Yang sebenarnya Liga itu tidak nganter, dia sampai SMA 4 bubar masing-masing. Eky dan Vina jalan, Liga ga ikut. Liga nongkrong di depan SMA 4 sampai jam sekitar 12 malam,” lanjutnya.***