News

PENTING! Jangan Lakukan Ini Saat Lapor Diri PPG Guru Tertentu 2025 Jika Tidak Mau Dibatalkan! Sepele Tapi Fatal!

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Senin 19 Mei 2025, 21:15 WIB
Para peserta PPG Guru Tertentu 2025, penting untuk memperhatikan pembaruan informasi seputar proses lapor diri.

AYOJAKARTA.COM – Para peserta PPG Guru Tertentu 2025, penting untuk memperhatikan pembaruan informasi seputar proses lapor diri.

Berdasarkan pantauan terbaru, sejumlah LPTK telah resmi membuka akses untuk unggah dokumen administrasi.

Meski jadwal utama lapor diri ditetapkan mulai 22 Mei, beberapa kampus telah lebih dulu memberikan akses agar peserta bisa lebih cepat menyelesaikan pemberkasan.

Baca Juga: Cair Senin! BLT Rp800 Ribu dan Rp1,1 Juta Masuk ke Rekening KKS di Dua Bank Ini, Bansos PKH BPNT Tahap 2 Siap Disalurka

Bagi Anda yang masih mencari informasi seputar LPTK yang sudah aktif, sebaiknya segera cek pembaruan terkini melalui platform pembelajaran seperti Kelas ID.

Di sana, Anda dapat menemukan data lengkap termasuk format dokumen, ketentuan unggah, dan link akses resmi.

Wajib Perhatikan Perbedaan Dokumen PPPK dan PPG

Banyak calon peserta yang masih salah kaprah terkait dokumen administrasi. Perlu dicatat bahwa persyaratan antara seleksi P3K dan PPG berbeda.

Misalnya, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat, dan surat bebas narkoba tidak bisa digunakan lintas keperluan.

Jika Anda menggunakan berkas dari P3K untuk PPG Guru Tertentu 2025, bisa dipastikan akan diminta membuat ulang.

Hal lain yang juga sering luput adalah penggunaan materai. Pastikan setiap dokumen penting dibubuhi materai asli satu per satu.

Hindari penggunaan satu materai untuk beberapa dokumen karena ini bisa menyebabkan dokumen dinyatakan tidak sah oleh pihak LPTK.

Baca Juga: Resmi Dibuka: Ini Cara dan Syarat Lengkap Pra-Pendaftaran SPMB DKI Jakarta 2025

Detail Teknis yang Sering Terabaikan

Bagi peserta yang sedang menyusun dokumen untuk lapor diri, perhatikan juga teknis kecil namun krusial seperti biodata, nama prodi, dan kesesuaian berkas dengan format PDF maksimal 10 MB.

Selain itu, pastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan nama atau nomor identitas karena hal ini sering jadi kendala dalam proses verifikasi.

Untuk mendukung kelulusan, peserta bisa mengakses simulasi tryout dari berbagai mata pelajaran.

Soal-soal disusun berdasarkan standar asesmen terkini, baik untuk uji pengetahuan pedagogik (PCK), maupun untuk situational judgment test (SJT).

Menariknya, tersedia juga soal dalam bahasa Inggris bagi prodi Bahasa Inggris yang bisa dijadikan latihan menjelang ujian resmi.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Jinan Vania Barizky