News

Ketat Banget! Begini Cara Cek Jumlah Pesaing PPPK Tahap 2 per Unit Penempatan, Ketahui Peluang Peserta Seleksi Di Sini

Oleh: Asti Aureli Septania Senin 12 Mei 2025, 21:37 WIB
Persaingan ketat dalam seleksi PPPK Tahap 2 membuat setiap pelamar wajib mengetahui jumlah pesaing di unit penempatan yang dilamar.

AYOJAKARTA.COM -- Persaingan ketat dalam seleksi PPPK Tahap 2 membuat setiap pelamar wajib mengetahui jumlah pesaing di unit penempatan yang dilamar.

Dengan informasi ini, peluang kelulusan bisa dianalisis lebih matang dan strategi belajar pun bisa disesuaikan agar hasil ujian maksimal.

Untuk mengecek jumlah pesaing PPPK Tahap 2 per unit penempatan yang sangat menentukan kelulusan, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Baca Juga: Cara Alami Atasi dan Mengobati Ambeien atau Wasir, Bisa Rendam di Air Hangat

Cara Cek Pesaing PPPK Tahap 2 Melalui Portal SSCASN BKN

1. Buka situs resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/

2. Setelah mengakses laman beranda, gulir ke bawah isi menu dengan tulisan: jenjang Pendidikan, program studi, instansi dan jenis pengadaan.

3. Jika sudah, klik menu ‘cari’

4. Sistem akan menampilkan data instansi, unit kerja dan jumlah formasi yang tersedia

Baca Juga: Kisah Nyata Diangkat Jadi Film Horor, Begini Kilas Balik Tragedi Kelam Pembantaian Dukun Santet 1998 di Banyuwangi

5. Untuk melihat pesaing peserta, bisa cek tulisan “MS/submit” (contoh jika menampilkan 2/3 maka dua dari tiga orang yang submit itu adalah peserta yang memenuhi syarat).

Jumlah pesaing PPPK Tahap 2 per unit penempatan dapat dicek melalui portal SSCASN BKN dengan Langkah di atas.

Informasi ini sangat penting karena kelulusan PPPK tahap 2 tahun 2025 sangat bergantung pada peringkat peserta di unit penempatan masing-masing, bukan hanya nilai passing grade.

Baca Juga: Benarkah Tunjangan Sertifikasi Guru di Triwulan 2 2025 Bakal Dicairkan sebesar Rp25 Juta? Cek Faktanya

Pastikan selalu memantau pengumuman resmi dan data terbaru untuk mengetahui posisi Anda dalam persaingan.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil