News

Tips Gadget: Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Anggota Lainnya

Oleh: Ahmad Nuryaman Rabu 08 Mei 2024, 18:59 WIB
Ilustrasi Keluar Group WA

AYOJAKARTA.COM - Kerap kali beberapa orang sangat terganggu berada dalam grup WhatsApp yang menurutnya tidak penting.

Notifikasi WhatsApp yang mengganggunya lantaran beberapa isi percakapan anggota grup lainnya yang mungkin dianggapnya tidak memiliki kepentingan.

Meskipun notifikasi tidak selalu nada suara, rasa-rasanya ingin sekali keluar grup WhatsApp tanpa ketahuan anggota lainnya.

Baca Juga: Informasi Terbaru! Mensos Perbarui Mekanisme Pengusulan Nama-nama Penerima Bansos, Simak Selengkapnya Disini...

Namun pastinya saat keluar dari grup kamu khawatir ada notifikasi yang muncul dan dapat dilihat oleh anggota lainnya.

Hal tersebut membuat kamu mengurungkan niat untuk keluar dari grup.

Lalu, bisakah kita keluar dari grup WA tanpa diketahui?

Bagi kamu yang ingin keluar keluar grup WhatsApp tanpa ketahuan anggota lainnya, caranya cukup mudah dipraktekkan.

Baca Juga: Sambut Presiden Joko Wododo di Karawang, Pangdam III/Slw Pimpin Operasi Pengamanan Kunjungan Kerja

Berikut cara keluar dari grup tanpa diketahui anggota yang lain:

1. Masuk ke dalam chat grup.

2. Ketuk nama grup yang dibagian paling atas obrolan.

3. Gulir ke bagian paling bawah.

4. Pilih opsi "keluar dari grup".

5. Kemudian bakal muncul pop up notifikasi.

Baca Juga: Daftar 6 Kementerian yang Membuka Peluang PNS bagi Lulusan SMA dan SMK

6. Pilih "keluar"

Nah jika kamu sudah melakukan cara-cara yang sudah dijelaskan maka kamu sudah berhasil keluar dari grup.

Perlu diketahui cara ini hanya diketahui oleh nomor yang sudah ditetapkan sebagai admin grup.

Sementara untuk anggota lainnya tidak akan mengetahui jika kamu sudah keluar dari grup.

Musti kamu ingat sebelum keluar dari grup, untuk mempertimbangkan terlebih dahulu.

Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Memunculkan Chat yang Telah Dikunci, Sudah Tahu?

Jika grup itu dirasa bermanfaat meskipun terkadang mengganggu, kamu bisa mematikan notifikasi suara maupun pemberitahuannya.

Jangan sampai karena keputusan sepihak kamu keluar dari grup hal itu dapat berimbas merugikan dirimu sendiri karena tertinggal informasi penting seperti grup kerjaan ataupun grup keluarga, selamat mencoba.***

Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Maria Wulan