News

Dikmata TNI AD, Mendidik Prajurit Sejati Berjiwa Patriot dan Dicintai Rakyat

Oleh: Tim AYO 09 Sabtu 04 Mei 2024, 14:05 WIB
Upacara Pembukaan Prodi Dikmata TNI AD TA. 2024

BANTEN, AYOJAKARTA.COM - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R, S.Sos., menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD TA. 2024 di Dodiklatpur Rindam III/Slw Ciuyah Kab. Lebak Banten, Sabtu (04/05/2024).

Sementara itu, pada waktu yang bersamaan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., menjadi Irup Pembukaan Dikmata TNI AD TA. 2024 di Lapangan Secata Rindam III/Slw Pangalengan Kabupaten Bandung.

Rindam III/Slw mendidik sebanyak 1.200 orang Siswa Dikmata TNI AD TA. 2024 yang dilaksanakan di Dodiklatpur Rindam III/Slw sejumlah 600 orang Serdik dan Secata Rindam III/Slw sejumlah 600 orang Serdik.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanatnya mengucapkan selamat datang kepada para Siswa Dikmata TNI AD TA. 2024 di Lembaga Pendidikan yang akan membentuk mental, fisik, akademik dan kepribadian menjadi seorang prajurit sejati yang berjiwa patriot, profesional dan dicintai rakyat.

Baca Juga: Impian Jadi Prajurit Negara? Penerimaan Bintara TNI AD 2024 Lulusan SMA/SMK Dibuka, Cek Jadwal, Syarat, dan Pendaftaran

Dinamika perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional menuntut TNI AD untuk terus meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang kemungkinan akan dihadapi.

“Keterlibatan TNI AD dalam Operasi Militer Perang dan Operasi Militer Selain Perang telah menunjukkan pentingnya untuk memiliki prajurit yang tidak hanya tangguh dalam fisik dan mental, tetapi juga mampu mengoperasikan Alutsista modern dan berpartisipasi dalam sistem pertahanan yang terintegrasi,” ucap Kasad.

Pendidikan akan berlangsung selama 5 bulan 1 minggu (15 minggu). Pendidikan adalah bagian dari proses panjang pembentukan prajurit yang tidak hanya terampil dan profesional, tetapi juga berjiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

“Kalian akan dilatih untuk menjadi prajurit infanteri yang tangguh dengan motto “Cari, Dekati, dan Hancurkan”, serta siap menjadi bagian dari sejarah pembentukan Batalyon Infanteri diperkuat daerah rawan,” jelas Kasad.

Baca Juga: Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Seleksi Penerimaan Catar Tak Dipungut Biaya Sepeserpun

Kasad menekankan agar para siswa menjalani pendidikan dengan penuh kesungguhan dan kedisiplinan. Berlatih dengan penuh rasa tanggung jawab serta menunjukkan semangat bersaing yang sehat dan jujur.

“Terapkan nilai-nilai keprajuritan dalam setiap tindakan serta pegang teguh integritas kependidikan. Ikuti seluruh proses pendidikan dengan hati yang gembira, dengan keikhlasan dan keyakinan,” pesan Kasad.

Sedangkan terhadap para Gadik dan Gapendik, Kasad berpesan tentang pentingnya pola didik dan pengasuhan yang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mengutamakan faktor keamanan, koordinasi setiap langkah dengan staf terkait dan melaporkan segera pada kesempatan pertama jika terdapat hal menonjol.

Dikmata TNI AD TA. 2024 di wilayah Kodam III/Slw selain dilaksanakan oleh Rindam III/Slw juga dilaksanakan oleh Pusdikif Pussenif yang berada di Cipatat dengan jumlah Serdik sebanyak 600 orang. (Pendam III/Siliwangi)***

Reporter Tim AYO 09
Editor Fathul Amanah