News

NasDem Gabung Prabowo, Adi Prayitno: Menuduh Hasil Pemilu Curang tapi Mau Gabung Kan Lucu!

Oleh: Linda Wati Jumat 26 Apr 2024, 09:52 WIB
Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia mengatakan jika Prabowo Subianto merangkul lawan diartikan Pilpres telah usai.

AYOJAKARTA.COM - Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia mengatakan jika Prabowo Subianto merangkul lawan diartikan Pilpres telah usai, maka tidak masalah.

Namun, apabila ditafsirkan dengan Prabowo Subianto merangkul partai lawan untuk menjalin koalisi bersama itu dinilai kurang tepat.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Adi Prayitno menyebut bahwa haram hukumnya jika partai 01 dan 03 gabung ke Prabowo Subianto.

“Saya dari awal mengatakan bahwa haram hukumnya bagi partai 01 dan 03 bergabung dengan kubunya Prabowo,” ujarnya.

Hal itu karena sebelumnya kedua kubu itu lantang mengatakan hasil pemilu 2024 adalah curang.

“Mereka kan menuduh hasil pilpres penuh dengan kecurangan, kan lucu orang yang menuduh curang hasil pemilunya mau bergabung dengan hasil pemilu yang dianggap curang,” ujarnya.

“Artinya apa, kalau memang partai 01 dan 03 mengatakan hasil pilpres kali ini curang untuk apa hasil pemilu yang curang “ imbuhnya.

Baca Juga: 5 Tips Psikologi Ini Ternyata Bisa Buat hidup Kamu Jadi Lebih Ringan, Mana yang Ingin Kamu Coba?

Ia menilai, tuduhan maupun narasi curang selama ini hanyalah sebatas lip service.

Karena ketika KPU dan MK telah memutuskan hasil pemilu, maka partai-partai yang selama ini mengatakan curang akan bergabung.

Adi menilai selama ini yang memprovokasi rakyat adalah para elit yang telah memberikan contoh tidak baik.

“Bagi saya apa yang muncul dalam pikiran kita, elitlah yang sebenarnya memprovokasi rakyat, mereka yang kemudian memberikan contoh yang tidak baik,” tuturnya.

Baca Juga: 4 Hari Lagi! KPM BPNT dan PKH Bersiap Ada Dana yang Cair Lewat Kartu KKS, Apakah BLT Mitigasi Risiko Pangan?

Seperti diketahui, Surya Paloh Ketua Umum Partai NasDem telah menyatakan bahwa pihaknya akan bersama dengan pemerintahan demi membangun Indonesia agar lebih maju.

Surya Paloh menyampaikan hal tersebut usai bertemu dengan presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya.

Paloh mengaku telah berpikir panjang sebelum memutuskan untuk tetap gabung ke pemerintahan

Reporter Linda Wati
Editor Aris Abdulsalam