News

Miris! Nasib Honorer yang Dirumahkan di Situbondo Kini Jadi Tukang Servis Komputer

Oleh: Asti Aureli Septania Minggu 04 Mei 2025, 14:21 WIB
Tenaga honorer di Situbondo yang terpaksa dirumahkan kini beralih profesi menjadi tukang servis komputer.

AYOJAKARTA.COM -- Sekitar 600 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo diberhentikan sementara karena masa kerja kurang dari dua tahun.

Selain itu, alasan pemberhentian ini diklaim lantaran ratusan honorer tersebut tidak tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga tidak memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah pusat.

Beberapa tenaga honorer di Situbondo yang terpaksa dirumahkan tersebut kini beralih profesi, salah satunya menjadi tukang servis komputer.

Baca Juga: Kabar Baik bagi Honorer R2 dan R3! Pemerintah Buka Jalan Pengangkatan P3K Paruh Waktu

Salah satu mantan Honorer dari bagian IT di Dinas Peternakan dan Perikanan, Zainur Rofiq kini beralih profesi menjadi tukang servis komputer dari rumah.

Demi bertahan hidup, rumahnya (Zainur Rofiq) diubah menjadi bengkel kecil untuk servis komputer.

Layanannya meliputi instal ulang, penggantian hardware, hingga pembersihan perangkat yang mengalami overheat.

Meski masih merintis, Zainur menjalankan usahanya dengan sistem jemput bola, yaitu antar dan ambil langsung ke rumah pelanggan, membuktikan bahwa keterampilan teknis bisa menjadi modal untuk bangkit setelah kehilangan pekerjaan.

Baca Juga: Tenaga Non ASN yang Lulus Seleksi PPPK Tahap 1 Diangkat Oktober 2025, Bagaimana Nasib Honorer R2 dan R3?

Namun, Zainur Rofiq juga tak ayal mengharapkan untuk mendapatkan kembali pekerjaan yang layak.

“aktivitasnya saat ini saya membetulkan laptop tapi kalau ada orang yang membutuhkan pekerjaan saya, semoga ada lowongan pekerjaan,” ujarnya yang dikutip dari Kompas TV pada Minggu 4 Mei 2025.

Pemerintah daerah sendiri sudah berupaya mencari solusi dengan membuka peluang kerja outsourcing dan memberikan bantuan modal untuk wirausaha bagi tenaga honorer yang terdampak, agar mereka tidak hanya berhenti begitu saja tanpa penghasilan.

Dalam rangka mengatasi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo kini membuka program Forza untuk UMKM dengan memberikan bantuan modal tanpa bunga bagi mantan honorer yang ingin memulai usaha.

Baca Juga: Fix! Pengangkatan PPPK 2024 Serentak Jadi 1 Maret 2026, Bagaimana Gaji Honorer Selama Masa Transisi?

Adapun Program Forza UMKM di Situbondo dijalankan dengan fokus pada pembinaan dan pendampingan pelaku UMKM secara berkelanjutan agar mampu naik kelas dan mandiri.

Melalui program ini, pelaku UMKM mendapatkan pelatihan kewirausahaan, keamanan pangan, standarisasi produk, tata kelola keuangan, pemasaran, serta distribusi produk.

Salah satu contoh adaptasi adalah honorer yang memilih menjadi tukang servis komputer sebagai alternatif penghasilan baru setelah dirumahkan.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil