AYOJAKARTA.COM – Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar kembali membahas mengenai dugaan rekayasa video CCTV kasus Jessica Kumala Wongso.
Seperti yang diketahui, Rismon Sianipar meyakini bahwa video CCTV yang menjadi barang bukti kasus Jessica Kumala Wongso telah direkayasa.
Rismon Sianipar mengatakan video CCTV yang telah direkayasa membuat Jessica Kumala Wongso dianggap bersalah.
Sebab, ia menilai salah satu video CCTV yang telah direkayasa membuat salah satu ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Toksikolog I Made Agus Gelgel percaya bahwa Jessica menaruh sianida ke dalam minuman es kopi Vietnam.
“Kamera 7 yang menjadi landasan. Pergerakan-pergerakan mencurigakan yang dikatakan I Made Agus Gelgel. Di persidangan dia katakan, di BAP-nya Muhammad Nuh. Inilah 15:57 – 17:17 WIB rusak resolusinya menjadi seperempatnya secara spasial, semua menjadi buram, mengerdil, pergerakannya menjadi patah-patah karena kerusakan temporal,” kata Rismon dikutip dari kanal YouTube Balige Academy pada Sabtu, 13 April 2024.
Selain kamera 7, Rismon juga menyebut rekayasa video juga terjadi pada kamera CCTV nomor 9.
Rismon menjelaskan ada perbandingan warna antara sebelum dan sesudah Mirna Salihin datang ke kafe.
Akan tetapi, setelah dibandingkan dengan video pada saat Mirna Salihin meminum kopi tersebut resolusi video tersebut berbeda.
Rismon menyebut saat sebelum Mirna Salihin datang kualitas dan resolusi video menurun menjadi seperempatnya.
Namun, ketika Mirna Salihin datang resolusi video berubah seperti file aslinya.
Hal itulah yang diduga membuat saksi ahli percaya bahwa Jessica yang menaruh sianida dalam minuman Mirna Salihin.
“Kamera 9 indikasi ada perbandingan warna antara sebelum dan sesudah Mirna Salihin datang. Artinya sebelum dan sesudah yang dituduhkan sianida dimasukkan. Pada saat Agus Triono, pada saat (kopi) disajikan yang dituduhkan, Jessica, belum memasukkan sianida. Inilah dihancurkan resolusinya menjadi seperempat secara spasial temporalnya,” jelasnya.
“Pada saat dibandingkan setelah diminum Mirna yang dituduhkan ada sianida ini justru yang asli frame rate-nya 25, lebar 1920 x 1080,” tutupnya.***