News

Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen, Dharma Pongrekun Butuh 750 Ribu KTP dan Surat Dukungan Warga Jakarta

Oleh: Linda Wati Selasa 26 Mar 2024, 14:11 WIB
Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen, Dharma Pongrekun Butuh 750 Ribu KTP dan Surat Dukungan Warga Jakarta

AYOJAKARTA.COM -- Komjen Polisi (Purn) Dharma Pongrekun menyatakan dirinya siap maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Dharma Pongrekun mengatakan bahwa dirinya akan maju pilgub DKI lewat jalur independen.

“Saya hanya lewat jalur independen, otomatis saya membutuhkan dukungan dari real masyarakat dari rakyat DKI,” kata Dharma Pongrekun dikutip dari YouTube Helmy Yahya Bicara.

 Baca Juga: Respon Menohok Mahfud MD Soal Pilgub DKI Jakarta 2024, Ingatkan Ada Cawe-cawe

Mengingat maju pilgub DKI melalui jalur independen itu tak mudah, Dharma Pongrekun mengaku bahwa dirinya butuh sebanyak 750 ribu fotocopy KTP dan surat dukungan dari warga Jakarta.

“Saya siap bertarung, persoalannya saya harus berjuang untuk mengumpulkan KTP bagi rakyat DKI yang terpanggil untuk bergabung, modalnya mereka siapkan modalnya masing-masing,” kata Dharma Pongrekun.

“Apa modalnya? Foto KTP isi surat dukungan dan saya memerlukan 750 ribu KTP dan surat dukungan,” imbuhnya.

Saat ini ia mengaku bahwa dirinya telah mulai mengumpulkannya dan yang baru terkumpulkan sekitar 30 ribuan.

 Baca Juga: Ridwan Kamil Klarifikasi soal Billboard yang Diartikan akan Maju di Pilgub DKI Jakarta

“Sudah mulai, sudah terkumpul baru 30 ribuan,” tuturnya.

Dalam wawancara bersama Helmy Yahya, ia menyampaikan visi misi yang akan dibawa ketika maju Pilgub DKI.

Ia menyampaikan bahwa visinya adalah menyelamatkan jiwa keluarga.

“Dan yang saya bawa adalah konsep, visi saya selamatkan jiwa keluarga kita,” ujarnya.

 Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ahmad Sahroni Sebut Terlalu Gampang Lawan Ridwan Kamil di Pilgub DKI Jakarta, Sindir Gibran?

Misi pertamya yakni memberikan kebebasan masyarakat DKI untuk beribadah kepada Tuhan yang maha esa.

Kedua, mencabut aturan yang tidak pro pada masyarakat. Dan yang ketiga memperbaiki pelayanan.

Yang ke empat, tidak akan ada lagi rakyat menjadi kelinci percobaan dalam bidang kesehatan.

Baca Juga: Siap Maju Pilgub DKI? Ahmad Sahroni: Ridwan Kamil Terlalu Mudah, Kalau Kaesang Sudah Pasti Kalah Semuanya

“Yang ke empat, tidak akan ada lagi mandatori apapun itu khususnya dalam bidang kesehatan dan tidak akan ada lagi rakyat jadi kelinci percobaan yang dampaknya banyak di PHK karena tidak mau mengikuti persyaratan-persyaratan berdasarkan protokol kesehatan tersebut,” ujarnya.

Terakhir memperbaiki kualitas pendidikan.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil