News

Informasi Haji Harus Ciptakan Aura Positif bagi Jemaah

Oleh: Adi Ginanjar Maulana Jumat 22 Mar 2024, 20:39 WIB
Informasi Haji Harus Ciptakan Aura Positif bagi Jemaah

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bernilai positif dan tidak meresahkan.

Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Komunikasi dan Media Wibowo Prasetyo mengatakan petugas haji harus melayani jemaah tanpa pengecualian.

Menurutnya, para petugas haji harus menyebarkan informasi positif yang nanti dikonsumsi oleh para keluarga di rumah. Mengabarkan sesuatu yang positif terus, agar yang di rumah itu merasa tenang.

Baca Juga: Permudah Jemaah, Kemenag Terapkan Fikih Haji Ramah Lansia Tahun Ini

"Apalagi 45.000 lansia yang pergi pasti keluarga dag dig dug. Kita memastikan pelayanan baik baik saja. Memasifkan ibadah haji yang positif dalam menyebarkan informasi di media sosial," ujarnya saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat 22 Maret 2024.

Petugas haji Indonesia di dunia merupakan paling mengerti pelayanam dalam ibadah haji. Oleh karena itu hal ini harus terus dipertahankan.

"Semua petugas haji mulai dari sektor akomodasi, konsumsi, dan lainnya menjadi influencer yang baik dalam menyebarkan informasi di media sosial," ujarnya.

Baca Juga: Kemenag Imbau PPIH Berikan Layanan Terbaik untuk Jemaah Haji Indonesia

Dia menjelaskan, apabila terdapat masalah selama penyelenggaraan ibadah haji petugas jangan mengunggah ke media sosial.

"Apalagi jika membuat narasi di caption yang seolah-olah ada masalah besar. Hal ini perlu dicari solusinya, bukan memalukan diri sendiri," katanya.

Dia meminta para petugas haji mengunggah momen ibadah haji yang membuat masyarakat bahagia.

Baca Juga: 3 Amalan Utama di Bulan Ramadhan 2024, Amalan Ini Ada yang Setara Haji dan Umrah Lho

Gus Bowo, sapaan akrabnya, mengatakan para petugas haji harus ikhlas dalam melayani jemaah. Selama 24 jam para petugas haji akan membersamai jemaah haji di Tanah Suci atau Arab Saudi.

"Ketika kembali ke Tanah Air jangan sampai menyesal seumur hidup jika melayani jemaah haji tidak serius," ujarnya.

Reporter Adi Ginanjar Maulana
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil