AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan dan Moderasi Beragama, Ishfah Abidal Aziiz mengatakan PPIH harus memiliki komitmen kuat, sebab fokus layanan dari 2023-2024 yakni memberikan prioritas terhadap lansia.
"Haji ramah lansia ini menjadi tanggung jawab kita semua, seluruh petugas harus memiliki konsen dan kepedulian untuk memberikan layanan terbaik Indonesia utamanya jemaah lansia," ujarnya saat memberikan materi pada Bimbingan Teknis (Bimtek) PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Kamis 21 Maret 2024.
Dia menjelaskan, prinsip dasar penetapan petugas haji yakni 1 persen dari kuota jemaah asal yakni 221.000 orang. Jadi kuota asal petugas 2.210 orang.
Seiring bertambahnya waktu, kuota jemaah haji Indonesia bertambah 20.000 orang jadi 241.000 orang.
"Kemudian kita menambah kuota tambahan petugas kepada Indonesia menjadi 4.200 orang yang dibagi dalam sistem untuk beberapa pelayanan," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, saat bimtek harus terjadi rekatan-rekatan emosional sebelum berangkat ke Tanah Suci. Sehingga selesai bimtek sudah terpola kerja sama dan komitmen tujuan yang sama.
Adapun, kendala yang akan dihadapi dan itu dimulai saat bimtek sampai bertugas di Arab Saudi.
"Contoh, informasi dan bahasa. Kita akan bekerja di suatu negara yang bahasa beda dengan kita. Kemampuan setiap petugas pasti berbeda-beda, namun jika sudah di lapangan perlu memiliki inisiatif-inisiatif menyelesaikan persoalan yang dihadapi," paparnya.
Dia menjelaskan, kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan pasti berbeda-beda, sehingga hal ini diperlukan analisa juga yang beda.
Tantangan lain yang akan dihadapi petugas yakni kemampuan fisik menghadapi kondisi cuaca panas di Arab Saudi.
"Jika ada petugas mengedepankan status sosial maka harus disanksi! Yang diukur mampu kerja sama dan memberikan kontribusi terbaik bagi tim," katanya.
Menurutnya, munculnya perbedaan pendapat di suatu tim menjadi energi yang memperkuat untuk mencapai tujuan terbaik.
"Kalau perasaan (mengedepankan status sosial) masih ada tidak akan bekerja sama dengan orang lain, tidak akan menjadi bagian dari tim yang sifatnya dinamis," ujarnya.

Share this article
Kementerian Agama (Kemenag) meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.