AYOJAKARTA.COM – Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar istilah kota mati? Pasti kamu akan langsung terbayang latar belakang dalam film horor.
Namun tahukah, bahwa di Indonesia sendiri ternyata ada beberapa kota mati dan juga kampung mati.
Di berbagai kota dan kampung ini mendapat julukan mati karena ditinggal oleh para penghuninya.
Lalu kira-kira kota mana saja di Indonesia yang termasuk kota atau kampung mati?
Dikutip dari tayangan YouTube Datar Populer pada 4 Maret 2024, berikut 5 kota mati di Indonesia tersebut.
1. Marina City Batam
Daftar kota mati di Indonesia yang pertama adalah Marina City yang berada di Batam, Kepulauan Riau.
Kota in dibangun di dekat Pelabuhan besar, sehingga mulanya menjadi tempat persinggahan para eks patriot yang berasal dari Malaysia dan Singapura.
Maka dari itu, Marina City dulunya sempat dikenal sebagai pusat hiburan terkenal di kawasan Asia Tenggara.
Bukan itu saja, Marina City juga dulu ramai karena dikenal sebagai pusat perjudian di Indonesia khususnya pada malam hari karena letaknya yang strategis tersebut.
Karena sektor perjudian yang tidak pernah sepi itulah Marina City sampai dijuluki Las Vegas Indonesia.
Namun di era pemerintahan Presiden SBY, larangan judi digencarkan hingga membuat kawasan Marina City lambat laun menjadi sepi karena ditinggalkan para pemiliknya.
Ditambah lagi Singapura yang terus mendirikan infrastruktur baru hingga jadi destinasi wisata membuat Marina City kian ditinggalkan dan kini hanya tersisa bekas bangunan terbengkalai.
2. Blok Tarikolot, Majalengka
Pada tahun 2006 di wilayah ini terjadi bencana alam berupa tanah longsor yang kemudian membuat ratusan keluarga yang tinggal memilih untuk pindah.
Lalu 3 tahun kemudian tercatat ada sebanyak 253 Kepala Keluarga di blok tersebut yang direlokasi oleh pemerintah ke Blok Bahlega tepatnya pada 1009 hingga 2010.
Alasan relokasi tersebut tak lain karena wilayah Tarikolot sudah ditetapkan sebagai zona merah bencana oleh Kementerian ESDM.
Meski hampir seluruhnya direlokasi namun masih terlihat ada sekitar 8 KK yang beraktifitas di wilayah Blok Tarikolot ini.
Hanya saja banyak rumah terbengkalai yang ditinggalkan pemiliknya hingga membuat wilayah in lebih tampak seperti dusun mati.
3. Pondok Lembah Halimun
Tepat berada di Lembah Halimun, Perbawati, Sukabumi, Jawa Barat ada sebuah komplek perumahan bergaya Eropa yang tidak dihuni.
Berbagai bangunan rumah yang megah di wilayah ini diketahui sudah lama ditinggalkan oleh para penghuninya.
Bahkan rumah-rumah di wilayah ini sudah terbengkalai dan tak terurus hampir selama 20 tahun sampai dijuluki oleh masyarakat sekitar sebagai kota mati.
Baca Juga: PT Pertamina Buka Lowongan untuk Checker BBM Retail - SA Tegal, Simak Syarat dan Tugasnya di Sini!
4. Desa Simacem
Kota atau kampung mati di Indonesia berikutnya adalah Desa Simacem yang berada di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Simacem kini dijuluki sebagai desa mati karena pernah terbakar setelah diterjang awan panas gunung Sinabung dengan jarak luncur 4,5 kilometer tahun 2015 lalu.
Padahal desa Simacem dulunya adalah sentra penghasil sayur mayur karena memiliki lahan pertanian yang sangat subur.
Tapi kini desa Simacem hanya tinggal menjadi kenangan bagi para penghuninya karena masuk sebagai kawasan zona merah.
Sebanyak 445 jiwa penduduk desa Simacem terpaksa haru pindah dari kawasan tersebut karena ditetapkan oleh pemerintah setempat sebagai area zona terlarang.
5. Dusun Cimeong
Terakhir ada dusun Cimeong yang terletak di kabupaten Kuningan wilayah Jawa Barat yang juga dijuluki kota mati di Indonesia.
Dusun Cimeong terpaksa harus dikosongkan oleh para penghuninya karena faktor bencana alam.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Bentuk Jari Bisa Ungkap Sifat Kepribadian Tersembunyi Kamu
Sekitar pada akhir 2016 lalu terjadi pergeseran tanah yang cukup parah kemudian disusul pada akhir 2017 bencana kembali terjadi.
Yaitu bencana tanah longsor dan juga pergeseran tanah yang kemudian membuat gunung di wilayah perbukitan ini kini dikenal sebagai kampung mati setelah penghuninya direlokasi di desa Mekarsari.