AYOJAKARTA.COM – Saksi Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar akhirnya mengirimkan aduan dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Kumala Wongso yang dilakukan Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto.
Rismon Sianipar mengirimkan aduan tersebut ke Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
Dalam aduannya, Rismon Sianipar melampirkan 30 bukti ilmiah dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Kumala Wongso.
Ia berharap aduan yang dikirimkan ke Kemenko Polhukam bisa langsung dipelajari seorang ahli independen.
“Jadi mudah-mudahan anggotanya Pak Menko Polhukam ini langsung mempelajari, memanggil ahli yang independen untuk mempelajari apa benar ada rekayasa seperti yang saya tuduhkan. Kalau benar terbukti langsung libas, sikat. Jadi tidak ada tempat di republik ini untuk pengkhianat-pengkhianat Pancasila, NKRI yang menginjak-injak keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy, Minggu (3/3/2024).
Rismon berharap Menko Polhukam Hadi Tjahjanto bisa menanggapi aduan yang dikirimkan olehnya.
“Jadi saya berharap bapak responsif. Jadi tidak ada lagi alasan tidak menonton YouTube, tidak tahu video ini, langsung saya emailkan berikut juga dengan bukti-buktinya yang sangat lengkap,” ujarnya.
Baca Juga: Terus Bela Jessica Wongso, Rismon Sianipar Kini Buat Laporan Kasus Kopi Sianida ke Situs DPR RI
Selain ke Kemenko Polhukam, Rismon juga mengirimkan aduan dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso ke Sekretariat Negara.
Sama seperti aduan yang dikirimkan ke Kemenko Polhukam, Rismon juga melampirkan semua bukti ilmiah dalam aduannya.
Rismon pun mengaku bersedia jika ada pihak lain yang ingin menguji bukti ilmiah yang sudah ia kumpulkan.
Tidak hanya itu, Rismon juga mempersilahkan Muhammad Nuh Al Azhar hingga Christopher Hariman Rianto unjuk diri jika tidak setuju dengan hasil temuan ilmiahnya.
“Jadi ini sudah bukti matematika, bukti eksakta, bukti ilmiah, bisa diuji oleh siapapun yang memiliki keahlian ini atau Christopher dan Muhammad Nuh silakan tunjukkan batang hidung kalian berdua jika tidak setuju dengan temuan ilmiah saya,” pungkasnya.***