AYOJAKARTA.COM - Rismon Sianipar mengungkapkan sebuah kejanggalan dalam penanganan kasus kopi sianida yang melibatkan Christopher Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Azhar.
Kali ini, Rismon Sianipar menyoroti pengaburan gambar pada rekaman CCTV kamera 4 yang dinilai tidak wajar.
Menurut Rismon Sianipar, video CCTV kamera 4 seharusnya menyajikan meta data berupa tiga kanal YUV yang jelas. Namun, dengan sengaja, kamera-kamera 2, 3, dan 4 dikaburkan oleh Christopher Hariman Rianto
Hal ini dianggap mencurigakan karena informasi yang dapat ditelusuri dari rekaman tersebut, seperti warna kopi yang diminum oleh Mirna Salihin, menjadi tidak jelas.
"Fungsi dari video CCTV yang dikaburkan itu adalah disitu bisa di jejak warna kopi sisa yang diminum Mirna Salihin yang dibawa oleh Devi Siagian dari meja 54 ke BAR koktail seharusnya informasi di kamera 4 itu lebih jelas," ungkap Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Jumat (1/3/2024).
Lebih lanjut, Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa kejanggalan tersebut berdampak pada kehilangan informasi penting yang seharusnya dapat menjadi rujukan dalam proses toksikologi.
"Padahal informasi warna tersebut menjadi rujukan bagi toksikologi," ujarnya.
Dengan memperburuk gambar dan mengaburkan warna, informasi yang diperlukan untuk membedakan kondisi kopi sebelum dan setelah diminum oleh Mirna Salihin menjadi tidak dapat diandalkan.
Baca Juga: Cair Bulan Ramadhan! KPM yang Pasti Dapat Rp 600 Ribu BLT MRP, Yuk Cek di Sini..
"Penanganan seperti ini terkesan abal-abal," ucapnya.
Dengan demikian, kata Rismon Sianipar informasi itu dihancurkan agar tidak ada perbedaan warna pada kopi yang disajikan untuk Mirna Salihin.
"Ada dugaan kuat bahwa informasi yang vital sengaja dihancurkan agar tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kenapa warna di kamera 4 dihancurkan jika tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan setelah kopi diminum," ucapnya.
Saat ini, pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Rismon Sianipar ini, namun diyakini bahwa hal ini akan menambah tekanan pada penyelidikan yang sedang berlangsung.