AYOJAKARTA.COM – Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyampaikan pendapatnya terkait permasalahan yang terjadi dalam Pemilu 2024.
Ketika ditanya mengenai pendapatnya, Ganjar mengatakan bahwa Pemilu 2024 dipenuhi oleh berbagai keluhan dari berbagai pihak.
“Banyak komplain,” ucap Ganjar, dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Rabu, 28 Februari 2024.
Keluhan tersebut tidak hanya datang dari dirinya, tetapi juga dari berbagai pihak mulai dari rakyat hingga peserta Pemilu 2024.
“Di antaranya dari masyarakat yang menyampaikan kepada kami, di antaranya dari para caleg, di antaranya dari pakar,” tutur Ganjar.
Hingga saat ini, Ganjar mengatakan masih menunggu hingga sampai akhirnya KPU mengumumkan pemenang dalam Pemilu 2024.
Ketika ditanya lebih rinci mengenai kecurigaan dalam Pemilu 2024, Ganjar mengatakan salah satunya terkait hasil persentase suara yang tidak bergerak.
“Yang pertama yang agak ramai adalah angka yang tidak pernah bergerak, jadi seperti persentase yang sudah terkunci untuk Pilpres,” ucapnya.
Menurutnya, baik itu real count maupun quick count memberikan hasil suara yang tidak bergerak.
Ganjar membandingkan kondisi saat ini dengan pemilu terdahulu, dimana pada saat Pilkada atau Pilpres persentase dari perolehan suara selalu berubah-ubah.
“Dulu seingat saya pada saat saya sendiri running jadi gubernur atau mengikuti pada saat pilpres-pilpres sebelumnya kami selalu memperhatikan suara hari ini masuk dari provinsi mana, lalu kita bisa memperhitungkan dan mempertimbangkan ‘oh daerah ini belum masuk provinsi ini belum masuk’ maka pantas suaranya segitu,” jelasnya.
Dugaan kecurangan juga menurut Ganjar semakin kuat, ketika banyak masyarakat yang membagikan video di media sosial terkait dugaan kecurangan yang terjadi.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Hak Angket sebagai Cara Terbaik dalam Menyelesaikan Kontroversi Pemilu
Terlebih yang menjadi fokus permasalahan adalah penerapan Sirekap yang dinilai masih memiliki banyak kekurangan.
Ganjar menilai, KPU sebagai pembuat Sirekap perlu memberikan klarifikasi terkait permasalahan yang terjadi.
“Rasa-rasanya si pembuat sistem ini perlu membuat statement pernyataan apakah cara beroperasinya seperti itu,” Jelas Ganjar.
Dirinya juga mencurigai adanya algoritma tertentu yang mengatur Sirekap, sehingga persentase perolehan suara tidak berubah.
Baca Juga: Soroti Berbagai Permasalahan Sirekap Pemilu 2024, Ganjar: Masa Kayak Gitu Mau Kita Terima
“Sebagai sebuah kecurigaan pasti sekarang bertanya pada soal itu, pasti sekarang orang Bertanya 'kok enggak bergerak ya, kok tetap ya' gitu ya, itu pasti semua orang bertanya, inilah yang kemudian para pakar menyampaikan kepada publik Bagaimana algoritma itu terjadi,” jelasnya. ***