News

Usai Surya Paloh Bertemu Jokowi, Begini Respons Menohok Mahfud MD

Oleh: Nuriyah Nofasari Senin 19 Feb 2024, 19:44 WIB
Mahfud MD, Cawapres Nomor Urut 3

AYOJAKARTA.COM - Pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana Negara menimbulkan banyak spekulasi dan menjadi sorotan publik.

Koordinator Staf Presiden, Ari Dwipayana mengungkapkan bahwa sebelumnya Surya Paloh telah menyampaikan permohonan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi.

"Sebelumnya, Bapak Surya Paloh menyampaikan permohonan untuk menghadap Bapak Presiden," ucap Ari Dwipayana kepada wartawan.

Dalam tanggapan atas permohonan tersebut, Presiden Jokowi memberikan waktu untuk menerima Surya Paloh.

Baca Juga: Rakyat Minta Dudung Abdurachman Jadi Menkopolhukam: Saya Tidak Meminta Jabatan, Dikasih Syukur

Pertemuan antara keduanya berlangsung di Istana Merdeka pada Minggu (18/2/2024) malam.

"Sesuai dengan permohonan tersebut, presiden memberikan waktu untuk menerima Surya Paloh, malam hari tadi di Istana Merdeka," lanjutnya.

Setelah pertemuan, Surya Paloh meninggalkan Istana sekitar pukul 20.02 WIB.

Dari informasi yang diterima, Surya Paloh tiba di Istana sekitar pukul 18.46 WIB.

Baca Juga: Soal Surya Paloh Bertemu Jokowi, Rocky Gerung: Dia Datang Bukan Sebagai Pecundang!

Mendengar hal tersebut, Mahfud MD selaku Cawapres nomor urut 3 enggan berkomentar jauh soal pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo.

Mahfud MD mengatakan soal pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi sebaiknya meminta tanggapan ke Ketua Partai NasDem tersebut.

"Enggak tahu, masa minta tanggapannya ke saya. Minta tanggapan Pak Surya Paloh dong," ucap Mahfud MD usai rapat di Gedung High End dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, pada Senin 19 Februari 2024.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memberikan tanggapan mengenai pertemuannya dengan Surya Paloh pada Minggu (18/2/2024) malam di Istana.

Baca Juga: Nilai Pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh, Rocky Gerung: Dia Datang ke Istana karena Kepentingan atau Watak?

Ia menyatakan bahwa pertemuan tersebut adalah pertemuan yang biasa.

"Pertemuan politik yang biasa. Bicara masalah politik juga biasa," ucap Jokowi.

Jokowi tidak ingin menyoroti siapa yang menginisiasi pertemuan tersebut, apakah itu atas undangannya atau Surya Paloh yang meminta waktu.

Hal terpenting bagi Jokowi adalah bahwa pertemuannya dengan Surya Paloh telah terjadi dan memiliki manfaat bagi kondisi politik dalam negeri.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Fathul Amanah