AYOJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung turut mengomentari pertemuan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana.
Rocky Gerung meyakini bahwa pertemuan antara Surya Paloh dan Presiden Jokowi tidak didasari kepentingan.
Ia menilai tidak mungkin Surya Paloh meminta jabatan kepada Presiden Jokowi.
“Saya harus bandingkan kehadiran Surya Paloh di Istana itu atas dasar kepentingan atau watak. Kalau atas dasar kepentingan pasti NasDem mulai terganggu dan berupaya untuk cari akses kekuasaan. Tetapi kalau atas pertimbangan watak, saya enggak percaya bahwa Surya Paloh akan meminta jabatan kepada Jokowi,” kata Rocky Gerung dikutip ayojakarta.com dari YouTube Rocky Gerung Official, Senin (19/2/2024).
Baca Juga: Suara Anies Hampir Salip Prabowo di Jakarta Versi Real Count KPU Terkini
Pertemuan Surya Paloh dan Presiden Jokowi sempat menghebohkan publik lantaran NasDem mengklaim pertemuan tersebut merupakan undangan.
Sementara pihak Istana melalui Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan permintaan Surya Paloh.
Meski begitu, pertemuan keduanya menarik perhatian mengingat situasi saat ini masih berkaitan Pemilu.
Rocky Gerung menilai kehadiran Surya Paloh dalam pertemuan tersebut bukanlah sebagai pecundang.
Sebab, ia menilai bahwa Surya Paloh adalah sosok yang mustahil bisa dibujuk.
“Jadi orang kayak Surya Paloh enggak mungkin bisa dibujuk atau minta dibujuk oleh Pak Jokowi. Keterangan-keterangan istana ini mesti kita ragukan karena ini menunjukkan bahwa justru Jokowi mulai cemas sebetulnya karena kegiatan politik di masyarakat sipil tidak berhenti kendati quick count itu sudah memihak pada Pak Jokowi. Jadi kita mesti pastikan bahwa Surya Paloh datang ke situ tetap sebagai cowboy bukan sebagai pecundang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut bahwa sejak awal Surya Paloh ingin menantang Presiden Jokowi.
Meski begitu, Rocky Gerung yakin Surya Paloh tidak akan main mata dengan kekuasaan.
“Apapun isi pembicaraan itu kita ingat watak Surya Paloh dari awal adalah mau menantang Jokowi. Jadi kalau kita lihat ada dua record, sebagai pengusaha dan sebagai penantang. Nah saya lebih memilih record beliau sebagai penantang dan dia tahu bahwa masyarakat itu enggak mungkin mengizinkan Surya Paloh untuk main-main mata dengan kekuasaan,” pungkasnya.***

Share this article
Rocky Gerung buka suara soal pertemuan Surya Paloh dan Jokowi di Istana Negara, sebut bukan pecundang.