AYOJAKARTA.COM — Terdapat pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap 1 dan tahap 2 tahun anggaran 2024.
Proses pencairan masih berlangsung baik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun PT Pos Indonesia.
Kabar gembira juga datang bagi KPM BPNT murni non-PKH, terutama pemegang KKS Bank Mandiri, yang melihat peningkatan saldo bantuan hingga Rp500.000 hingga Rp650.000.
Ini terjadi karena mereka dianggap sebagai penerima bantuan PKH susulan validasi baru.
Kabar buruknya, tidak semua KPM BPNT murni dapat mengakses bantuan PKH susulan validasi baru.
Informasi lainnya bahwa bantuan beras 10 kg juga mulai didistribusikan, tetapi berbeda dengan tahun sebelumnya.
Distribusi beras tahun 2024 ini mengambil data dari Pusat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (P3KE), sehingga banyak KPM yang sebelumnya menerima bantuan beras tidak lagi memenuhi syarat.
Mereka yang tidak terdaftar dalam P3KE tidak akan menerima bantuan beras.
Selanjutnya, informasi tambahan berupa pencairan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).
Pemerintah memberikan perpanjangan waktu bagi orang tua yang anaknya belum melakukan aktivasi rekening PIP hingga 28 Februari 2024.
Baca Juga: Rezeki Minggu Ketiga Februari Bansos BPNT dan PKH Cair Lagi di Daerah ini, Wilayah Anda Termasuk?
Juga, terdapat kabar gembira untuk kuota siswa PIP tahun 2024 yang bertambah menjadi 20 juta siswa, dengan peningkatan nominal bantuan untuk siswa tingkat SMA.
Terakhir, terdapat informasi mengenai pencairan BLT mitigasi risiko pangan.
Bantuan ini menggantikan BLT Nino dengan besaran Rp200.000 per bulan untuk 18,8 juta KPM penerima bantuan sembako atau BPNT.
Pencairan sudah dimulai di Kota Bengkulu, terutama melalui PT Pos Indonesia, dengan pencairan per 3 bulan sekaligus, menurut ulasan kana YouTube Azzahra Studio Chanel.
Adapun pencairan melalui KKS merah putih kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan pencairan BPNT tahap kedua.***