AYOJAKARTA.COM -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil melakukan konferensi pers terkait pencabutan penonaktifan pengurus NU.
Adapun pencabutan penonaktifan tersebut lantaran sebelumnya Ketum PBNU telah menonaktifkan beberapa anggotanya karena telah terlibat dalam Pemilu 2024.
Ketua PBNU Yahya Cholil sebelumnya sempat menonaktifkan 63 personel PBNU yang telah menjadi anggota dalam Pemilu 2024.
Baca Juga: Mahfud MD Respons Hoaks yang Ditujukan Kepadanya Terkait Pemilu Curang dan Hubungan dengan Ganjar
Adapun beberapa di antaranya yakni ada sebagai juru kampanye, tim sukses, maupun calon legislatif (caleg).
“Beberapa keputusan keorganisasian, terkait dengan teman-teman yang kemarin terlibat dalam proses sebagai tim sukses dan lain-lain, saya kira pada beberapa waktu yang lalu kami sudah umumkan bahwa ada 63 orang personel PBNU yang terlibat di dalam kontestasi sebagai tim sukses, sebagai juru kampanye, maupun sebagai caleg, dan semuanya kami nonaktifkan sementara.” Kata Yahya Cholil.
Yahya Cholil sempat memaparkan bahwa ada beberapa orang yang terlibat dalam pemilu 2024, yakni ada 20 orang menjadi tim sukses Ganjar-Mahfud, 5 orang juru kampanye Prabowo-Gibran, dan 1 orang juga terlibat di tim Anies-Muhaimin.
Selebihnya yakni telah mendaftarkan diri menjadi caleg pada Pemilu 2024. Dalam hal ini maka Ketum PBNU telah menonaktifkan anggotanya tersebut.
“Ada sekitar 20 orang misalnya yang terlibat dalam tim sukses Ganjar-Mahfud, 5 orang terlibat dalam tim sukses juru kampanye Prabowo-Gibran, ada 1 orang terlibat Anies-Muhaimin, kemarin kami nonaktifkan sementara,” jelas Yahya Cholil.
Namun, kali ini Yahya Cholil menjelaskan kalau dirinya akan kembali mencabut penonaktifan terkait anggota PBNU ini.
Hal tersebut dikarenakan Pemilu 2024 telah usai, dan mulai hari ini para personel atau anggota PBNU telah kembali aktif dan menjalankan tugasnya seperti biasa.
“Tapi setelah selesai pemungutan suara dan kita melihat tidak ada nada lagi masalah yang berarti maka saya memutuskan untuk mencabut penonaktifan dari teman-teman yang kemarin nonaktif, jadi mulai hari ini seluruh personel PBNU telah aktif kembali menjalankan tugas sebagaimana biasa,” terang Yahya Cholil.