AYOJAKARTA.COM -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD akhirnya kembali ke publik setelah beberapa waktu lalu setelah Pemilu tidak pernah terlihat.
Mahfud MD akhirnya kembali ke publik dan turut merespons terkait hasil Pemilu 2024 yang dinilai sejumlah pihak terdapat banyak dugaan kecurangan.
Awak media akhirnya bisa menemukan Mahfud MD usai menghadiri acara Pengukuhan Guru Besar di FK Universitas Indonesia (UI).
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD mengatakan kalau dirinya akan terus berjuang untuk demokrasi dan keadilan.
Mahfud MD juga menjelaskan bahwa demokrasi tersebut tidak hanya dalam pemilu saja. Pasalnya Pemilu 2024 ini hanya salah satu contoh demokrasi.
“Apapun hasil dari Pilpres ini, saya akan terus berjuang untuk demokrasi dan keadilan. Jalan demokrasi dan keadilan bukan hanya pemilu, pemilu hanya salah satu ekspresi demokrasi,” jelas Mahfud MD.
Mahfud MD bahkan sempat bercerita terkait dirinya saat tahun 2014 lalu, yang mana walaupun tidak menjabat jabatan apapun, dirinya juga berjuang untuk demokrasi. Dirinya juga menyebutkan contoh gerakan demokrasi yang dilakukan oleh beberapa kampus.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud MD Kalah di Semua wilayah, Kecuali di Tempat Ini
“Saya pernah tidak di jabatan apapun pada 2014-2016, tetapi tetap produktif berjuang dalam demokrasi dan penegakan hukum. Gerakan Civil Society dan kampus-kampus adalah sumber gerakan demokrasi dan perubahan dari otoritarianisme menuju demokrasi,” kata Mahfud MD.
Itu artinya, kata Mahfud, jika memang nantinya Pemilu 2024 ditetapkan pasangan Prabowo-Gibran menang, maka masih ada jalan lain untuk memperjuangkan demokrasi.
Diketahui saat ini pasangan Ganjar-Mahfud telah memperoleh suara terendah dibandingkan dengan dua kandidat lainnya.
Pasangan nomor urut 03 Ganjar-Mahfud saat ini telah mendapatkan perolehan suara sementara sebesar 17,57 persen suara.
Baca Juga: Usai Nyoblos di Jogja, Mahfud MD Akan Ikut Nobar Quick Count di Jakarta
Sementara paslon yang unggul sementara saat ini adalah pasangan Prabowo Subianto yang berhasil meraih suara 57,95 persen suara.
Sekadar informasi, perolehan suara yang masuk saat ini belum usai. Suara yang masuk di KPU baru 66,61 persen, dan perolehan tersebut akan terus berubah hingga bulan Maret nantinya.

Share this article
Mahfud MD turut merespons terkait hasil Pemilu 2024 yang dinilai sejumlah pihak terdapat banyak dugaan kecurangan.