News

Parah! Jadi Calon Anggota DPD Pilihan Masyarakat Jawa Barat, Alfiansyah Bustami alias Komeng Berniat Ingin Menjadi Penjajah

Oleh: Karseno AJ Jumat 16 Feb 2024, 10:34 WIB
Parah! Jadi Calon Anggota DPD Pilihan Masyarakat Jawa Barat, Alfiansyah Bustami alias Komeng Berniat Ingin Menjadi Penjajah

AYOJAKARTA.COM -- Di sejumlah platform medsos, komedian Alfiansyah Bustami alias Komeng menjadi sorotan karena fotonya yang unik terpampang di lembar surat suara.

Maju sebagai calon anggota DPD dari Provinsi Jawa Barat, Alfiansyah Bustami atau Komeng juga mencuri perhatian karena perolehan suaranya yang sangat signifikan.

Sempat terekspos mendaftar sebagai peserta pemilu pada 15 Mei 2023, Alfiansyah Bustami alias Komeng tidak lagi terdengar kiprahnya sebagai calon anggota senat.

Baca Juga: Puncaki 'Klasemen' DPD Jawa Barat Tanpa Kampanye, Berapa Harta Kekayaan Komedian Komeng?

Minim kabar dan pemberitaan mengenai program dan kampanye, Komeng justru membuat warganet terperanjat lantaran fotonya yang berbeda.

Terkait dengan penggunaan foto Alfiansyah Bustami alias Komeng yang disebut-sebut warganet sebagai hal unik, Komisioner KPU Jawa Barat memberikan tanggapan.

Menurut Hedi Ardhia, pencantuman foto di dalam lembar surat suara calon Senator merupakan hasil kesepakatan penyelenggara pemilu dengan peserta.

“Foto itu hasil persetujuan dari setiap calon, kami tidak bisa mengintervensi dan itu bagian dari strategi calon yang bersangkutan,” jelasnya.

Baca Juga: Sebut ‘Isi Tasnya Kosong’ Jadi Alasan Kampanye Pas-pasan, Apa Visi Misi Komeng?

Sebelumnya Hedi sempat menjelaskan, dari masing-masing provinsi di Indonesia akan terpilih empat orang senat yang akan mewakili provinsi tertentu.

Namun demikian Hedi juga menegaskan bahwa penentu akhir dari pencalonan seorang senat, ditentukan sepenuhnya oleh pemilih.

Terpilih sebagai calon senat Jawa Barat karena kesederhanaan, Komeng mengaku ingin mengubah mindset tentang Politik Harus Mahal.

Karenanya meski mengaku tidak memiliki cukup Tas untuk bekal berpolitik, Komeng optimis bisa membuat perubahan paradigma.

“Kalau masuk ke politik biasanya ada tiga Tas yang harus dibawa, Populari-Tas, Elektabili-Tas serta Isi Tas, ternyata nggak juga karena tas saya kosong,” ungkap Komeng.

Baca Juga: Komeng Usai Didukung Raffi Ahmad Jadi Caleg: Souvenirnya Nanti Ane Kirim Bopak dalam Bentuk Frozen

Dengan perolehan suara yang sangat signifikan, Komeng berharap bisa membawa sudut pandang berbeda di masyarakat.

Namun demikian kesederhanaan dalam berpolitik, menurut Komeng bukan sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan karena akan terkendala sejumlah hambatan.

“Karena se-sederhananya Sederhana itu tetap mahal kalau saya lihat, Tunjang aja sudah berapa di sana, belum Ati-Ampela,” seloroh Komeng.

Menjadi satu-satunya calon anggota senat dengan perolehan suara terbanyak urutan pertama, Komeng mengaku ingin menjadikan Indonesia sebagai bangsa penjajah.

Baca Juga: Komedian Komeng Ungkap Alasan Pasang Foto Unik di Surat Suara hingga Viral di Media Sosial

Sebagaimana halnya dengan Korea yang aspek kebudayaan dan keseniannya berhasil mewarnai dunia, Komeng ingin hal serupa terjadi di Indonesia.

Dari aspek kultural, Korea Selatan dengan berbagai industri budaya berhasil meraup banyak keuntungan bagi kas negaranya.

Menurut Komeng, dengan keanekaragaman suku dan budaya yang dimiliki, hal tersebut sangat memungkinkan bagi bangsa Indonesia.

“Kita lebih luas dari Korsel dan beragam suku-sukunya, Suku Sunda, Suku Jawa, Suku-Riti, Suku-Cadang, semua ada di Indonesia,” kelakar Komeng mengajak bernalar.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil