News

Alvin Lim Lihat Ada Kejanggalan di Kasus Kematian Dante, Minta Polisi Periksa Tamara Tyasmara

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 15 Feb 2024, 11:44 WIB
Alvin Lim

 

AYOJAKARTA.COM – Advokat Alvin Lim ikut menyoroti kasus kematian Dante, anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas yang tewas karena tenggelam.

Alvin Lim menyampaikan dirinya melihat ada kejanggalan dalam kasus kematian Dante, salah satunya berkaitan dengan Tamara Tyasmara.

Ia mengatakan ekspresi Tamara Tyasmara ketika masih dalam suasana berduka patut dicurigai.

Belakangan masyarakat menyoroti penampilan Tamara yang tidak seperti orang yang sedang berduka.

Baca Juga: Janggalnya Kasus Kematian Dante Anak Tamara Tyasmara, Alvin Lim Mohon Kepolisian untuk Segera Selidiki Ibunya

Mulai dari ekspresi hingga bagaimana Tamara berpenampilan meski masih momen berduka.

“Saya melihat seperti ini betul itu ada kejanggalan. Namanya orang meninggal kayak misalnya saya punya anak perempuan, kalau anak saya satu-satunya meninggal itu pasti saya enggak mungkin bisa menahan emosi. Minimal saya sebagai laki-laki saja kemungkinan saya akan nangis,” kata Alvin Lim dikutip ayojakarta.com dari YouTube Quotient TV, Kamis (15/2/2024).

“Saya bukan menuduh atau memfitnah si ibu ini (Tamara) melakukan hal tersebut. Tetapi saya cuma bilang bahwa ini adalah sebuah kecurigaan yang patut diselidiki,” sambungnya.

Baca Juga: Pernah ke-Gep Ada di Toko Bangunan Saat Berstatus Warga Binaan, Alvin Lim Ungkap Alasan Setnov Keluar Tahanan

Saat ini kepolisian sudah menetapkan satu orang tersangka yang merupakan kekasih Tamara yakni YA.

Pada saat itu YA berada di lokasi kejadian untuk menemani Dante berenang saat Tamara syuting.

Tidak hanya itu, Alvin pun mengimbau kepada pihak kepolisian agar segera memeriksa Tamara.

Sebab, Alvin menilai seharusnya Tamara menunjukkan sikap kesal terhadap YA atas meninggalnya putra semata wayangnya.

Baca Juga: Sebut Cuma 'Ongkang-Ongkang Kaki', Alvin Lim Tegas Katakan Ahok Bukan Lagi Orang yang Sama

Belum lagi Tamara yang terkesan tidak mau bertemu YA pasca peristiwa itu terjadi.

“Jadi saya menghimbau kepada kepolisian tolong selidiki dan periksa ibunya juga. Pertama kecurigaan yang tadi saya bilang. Yang kedua adalah ketika dia tau pelakunya adalah si pacarnya, aduh biasanya kalau kita tau seperti itu apa yang kita lakukan. Kita sangat kesal sekali sama pacarnya,” ujarnya.

“Enggak bisa diam-diam kaya dia bilang aduh saya enggak mau ketemu dulu, saya enggak mau ngomong. Justru ketika orang dibunuh sama pacarnya dia harusnya punya emosi yang harus dia luapkan. Ini sangat mencurigakan,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah