News

Seandainya Menang Pilpres 2024, Prabowo Subianto Ungkap Syarat Mutlak Calon Menteri yang Bisa Gabung Kabinetnya

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Sabtu 10 Feb 2024, 21:38 WIB
Prabowo Subianto dalam Kampanye Pilpres 2024

AYOJAKARTA.COM - Calon presiden Indonesia nomor urut 2, Prabowo Subianto membuat pernyataan tegas terkait rencananya jika terpilih menjadi kepala negara.

Ia memberi syarat yang tak bisa ditawar jika ingin bergabung dengan kabinetnya.

Dalam pidato di sebuah pertemuan dengan para pendukungnya, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak Indonesia.

"Saudara-saudara sekalian yang mengatakan makan bagi anak-anak kita tidak penting, menurut saya bukan orang yang waras, bukan orang yang cinta Tanah Air," ujar Prabowo Subianto dalam Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu 10 Februari 2024.

Baca Juga: Hadiri Kampanye Akbar di Solo, Megawati Ingatkan Rakyat Jangan Pilih Presiden yang Bagi-bagi Sembako

Prabowo juga menegaskan bahwa jika diberi kesempatan untuk membentuk kabinet, ia akan memberi syarat yang tak bisa ditawar bagi para calon menteri.

"Saya tidak ragu-ragu, Prabowo-Gibran tidak akan ragu-ragu, kami akan memberi makan siang untuk anak-anak Indonesia," tambahnya.

Menariknya, Prabowo juga menegaskan bahwa syarat mutlak bagi para calon menteri yang ingin bergabung di kabinetnya adalah setuju memberi makan siang bagi anak-anak Indonesia.

"Saya katakan nanti siapa yang mau masuk kabinet, siapa yang mau jadi menteri saya harus setuju, anak-anak harus diberi makan siang. Kalau kau tidak setuju, kau tidak usah gabung di kabinet Prabowo," tegasnya.

Baca Juga: Ramai Dikabarkan Dukung AMIN, Viral Video Rocky Gerung Promosikan Caleg Gerindra: Pendukung 01 Kena Prank RG!

Diberitakan sebelumnya Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Burhanuddin Abdullah mengungkapkan detail program makan siang dan susu gratis yang direncanakan dalam program pemerintahan Prabowo-Gibran.

Abdullah menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memberi manfaat langsung kepada masyarakat terutama anak-anak, balita, pesantren dan ibu hamil.

Menurut Abdullah dalam program tersebut, setiap penerima akan diberikan makan siang dan susu gratis dengan biaya sekitar 1 dolar per hari.

Jumlah penerima mencapai 82,9 juta orang yang terbagi menjadi 44 juta anak-anak SD, SMP dan SMA, 30 juta balita, 5 juta pesantren dan 3 juta ibu hamil.

Baca Juga: Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Terkuat di Dunia, Prabowo Minta Semua Rukun, Bersatu, dan Damai

"Dengan jumlah penerima sebanyak itu, berarti kita perlu anggaran sekitar 1 triliun per hari untuk menjalankan program ini," ujar Abdullah dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Kamis 8 Februari 2024. .

"Jadi dalam setahun, total anggaran yang dibutuhkan mencapai 300 triliun," lanjutnya.

Abdullah menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Prabowo-Gibran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan dalam menangani isu sosial dan kesejahteraan.

Pernyataan Abdullah ini menjadi sorotan, mengundang beragam tanggapan dari berbagai pihak.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah