News

Top 10 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jalur SNBP 2024, Peluang Lolos Besar Serta Peluang Kerja Menjanjikan

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 09 Feb 2024, 16:46 WIB
Top 10 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jalur SNBP 2024, Peluang Lolos Besar Serta Peluang Kerja Menjanjikan

AYOJAKARTA.COM -- Seleksi masuk ke Universitas Padjadjaran (UNPAD) melalui jalur SNBP 2024 sudah pasti persaingannya cukup ketat.

Hal ini disebabkan karena Universitas Padjadjaran (UNPAD) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di Indonesia.

Berdasarkan pemeringkatan yang dilakuan QS Asia University Ranking 2024, UNPAD menduduki peringkat ke-7 nasional dan posisi ke-160 di Asia.

 Baca Juga: KIP Kuliah 2024 SNBP Dibuka Tanggal Ini? Cek Cara Daftar, Isi Deskripsi Ekonomi Harus Benar agar Lolos Verifikasi

Maka dari itu, selain memiliki nilai rapor yang cukup aman untuk masuk UNPAD, calon mahasiswa juga sebaiknya menambah strategi lain agar peluang lolos makin besar.

Salah satu strategi yang dapat dilakukan agar memperbesar peluang lolos masuk UNPAD melalui SNBP 2024 adalah dengan memilih jurusan kuliah yang sepi peminat.

Pasalnya, jika calon mahasiswa memilih jurusan peminat ini maka tingkat persaingannya tentu akan makin sedikit sehingga memperbesar peluang lolos.

Namun jangan berpikir jika memilih jurusan kuliah sepi peminat maka peluang kerjanya setelah lulus akan sulit.

Berbagai jurusan kuliah sepi peminat yang ada di UNPAD ini justru memiliki peluang karir dan prospek kerja yang bagus bagi lulusannya.

Baca Juga: Top 7 Jurusan dengan Lulusan Incaran PT Angkasa Pura Bisa untuk Referensi SNBP 2024, Tertarik?

Dikutip dari akun Instagram @masukptn pada (9/2/24), berikut 10 jurusan kuliah sepi peminat di UNPAD beserta prospek kerja bagi lulusannya.

1. S1 Sastra Rusia

- Peminat 2022: 58

- Daya Tampung 2023: 12

- Prospek Kerja : Penerjemah, Sastrawan, Interpreter, Jurnalis, Lembaga Pemerintahan, Peneliti Budaya

2. S1 Perikanan PSDKU Pangandaran

- Peminat 2022: 80

- Daya Tampung 2023: 14

- Prospek Kerja : tenaga ahli analis kebijakan, analis kelautan dan perikanan, analis kesyahbandaran, analis konservasi kawasan, analis mutu hasil perikanan di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

3. S1 Sastra Perancis

- Peminat 2022: 115

- Daya Tampung 2023: 14

- Prospek Kerja : Staf Pemerintahan, Event Organizer Internasional, Penerjemah, Interpreter, Content Writer, Tour Guide, Sastrawan

4. S1 Administrasi Bisnis PSDKU Pangandara

- Peminat 2022: 121

- Daya Tampung 2023: 8

- Prospek Kerja : Business Analyst, Konsultan, Staf HRD, Marketer, Entrepreneur

Baca Juga: 10 Prodi S1 Sepi Peminat UM Universitas Negeri Malang Acuan SNBP 2024, Pilih Jurusan Baru agar Peluang Lolos Besar

5. S1 Fisika

- Peminat 2022: 131

- Daya Tampung 2023: 18

- Prospek Kerja : Research and Development, QA/QC di perusahaan seperti PT. LEN, PT. INTI, Samsung, Astra, PT. Telkom, dan lainnya.

6. S1 Ilmu Komunikasi PSDKU Pangandaran

- Peminat 2022: 141

- Daya Tampung 2023: 11

- Prospek Kerja : Broadcasting, Wartawan, Editor, Public Relations, Periklanan, Manajemen Media, Komunikasi Pemasaran.

7. S1 Sastra Jerman

- Peminat 2022: 145

- Daya Tampung 2023: 12

- Prospek Kerja : tenaga pendidik, lembaga ursus bahasa, pariwisata, penerjemah, wirausaha, BUMN.

8. S1 Peternakan PSDKU Pangandaran

- Peminat 2022: 165

Baca Juga: Jumlah Peminat SNBP 2024 Universitas Diponegoro (UNDIP) versi Saintek, Mulai Terendah hingga Teramai

- Daya Tampung 2023: 9

- Prospek Kerja : Industri Produksi Peternakan, Industri Pakan Ternak, Obat Hewan, Industri Pengelola Pangan Asal Ternak, Industri Pengelolaan Limbah

9. S1 Sastra Sunda

- Peminat 2022: 170

- Daya Tampung 2023: 18

- Prospek Kerja : PNS, peneliti, dosen, guru, wartawan, presenter, karyawan swasta seperti di bank, wirausaha, dan lainnya

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Terketat di SNBP 2023, Bisa Jadi Referensi di SNBP 2024

10. S1 Geofisika

- Peminat 2022: 212

- Daya Tampung 2023: 14

- Prospek Kerja : lembaga pemerintahan, BUMN, lembaga penelitian, industri dan wirausaha di bidang pertambangan dan perminyakan gas bumi, dan sejenisnya.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil