AYOJAKARTA.COM — Kemendikbud Ristek kembali kembali membuka pendaftaran bantuan KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah 2024.
KIP Kuliah 2024 diperuntukkan bagi pendaftar atau calon mahasiswa yang mengikuti SNPMB 2024 baik melalui jalur SNPB maupun UTBK SNBT.
Khususnya, bagi pendaftar baru KIP Kuliah 2024 jalur SNBP di PTN di bawah naungan Kemendikbud Ristek, wajib membuat akun KIP Kuliah di laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id, dan mengisi identitas dan kelengkapan data yang lain secara benar misalnya data ekonomi keluarga.
KIP Kuliah 2024 kembali akan dibuka pendaftaran untuk jalur SNBP, yang diprediksi waktunya bersamaan dengan pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi tanggal 14-28 Februari 2024.
Pembukaan pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP memang belum resmi diinformasikan oleh Puslapdik Kemendikbud RI.
Akan tetapi jika mengacu pada penerimaan KIP Kuliah 2023 di beberapa PTN dan calon mahasiswa yang sudah resmi diterima PTN dan sebagai penerima KIP Kuliah tahun akademik 2023/2024 mayoritas di bulan April-Mei 2023.
Sehingga dapat diestimasikan, untuk pendaftaran pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP akan maka akan dibuka di bulan Februari 2024 dan bertepatan dengan pendaftaran SNBP.
KIP Kuliah 2024 ini bertujuan agar siswa siswi berprestasi lulusan SMA, SMK, dan Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi yang berasal dari keluarga tidak mampu dan mengalami kesulitan perekonomian dapat terfasilitasi.
Lalu apa saja fasilitas KIP Kuliah 2024 terutama untuk jalur SNBP?
KIP Kuliah 2024 memberikan bantuan dana pendidikan sesuai dengan akreditasi program studi peminatan.
Nominal uang pendidikan yang diterima mahasiswa KIP Kuliah 2024 jalur SNBP tiap semester, sebagai berikut:
- Uang pendidikan prodi akreditasi A maksimal Rp12 juta bagi prodi kedokteran dan Rp8 juta bagi prodi non kedokteran.
- Uang pendidikan Prodi akreditasi B mendapatkan maksimal Rp4 juta.
- Uang pendidikan Prodi akreditasi C mendapatkan maksimal Rp2,4 juta.
Selain uang pendidikan, penerima KIP Kuliah 2024 jalur SNBP akan mendapatkan nominal uang nontunai sesuai klasifikasi kluster yang sudah ditetapkan apabila kuota penerima biaya kuliah di PTN masih tersedia.
Berikut rincian besaran biaya hidup (uang saku) penerima KIP Kuliah 2024 berdasarkan pada hasil Survei Besaran Biaya Hidup dan Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS), antara lain kluster 1 Rp800ribu, kluster 2 Rp950ribu, kluster 3 Rp1,1 juta, kluster 4 Rp 1,25 juta, dan kluster 5 Rp 1,4 juta.
KIP Kuliah 2024 hanya diperuntukkan bagi siswa siswi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun lulus 2024, 2023, dan 2022 yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin yang terdaftar di DTKS Kemensos atau jika non DTKS bisa melampirkan SKTM.
Lalu bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah 2024 jalur SNBP?
Baca Juga: 358 Prodi di Kampus Jakarta Siap Tampung Penerima KIP Kuliah Merdeka 2024, Segera Daftar!
Berikut cara pendaftaran KIP Kuliah 2024 Jalur SNBP:
1. Akses laman resmi Kemendikbud RI tentang KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
2. Klik 'Daftar/masuk'.
3. Klik 'Daftar baru'.
4. Isi data NISN, NPSN, NIK dan email aktif.
5. Input biodata diri secara lengkap.
6. Ikuti tahapan hingga selesai.
7. Jika proses pendaftaran awal selesai maka akun akan dilakukan proses validasi.
8. Setelah validasi berhasil, pendaftar akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses dari sistem KIP Kuliah 2024.
9. Masuk kembali ke laman https://kip kuliah.kemdikbud.go.id.
10. Klik "Siswa".
11. Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses, lalu Login.
12. Pilih KIP Kuliah sesuai jalur seleksi seperti SNBP, SNBT, atau Mandiri.
13. Pilih PTN: Universitas Jenderal Soedirman.
14. Pihak PTN Unsoed akan melakukan verifikasi lanjutan bagi calon penerima KIP Kuliah. 2024 yang telah diterima sebelum diusulkan ke Puslapdik.
Dalam salah satu keterangan kelengkapan data pengisian biodata akun KIP Kuliah 2024 jalur SNBP, ada pengisian kolom Deskripsi Ekonomi Keluarga yang juga wajib diisi secara benar.
Pengisian data di akun KIP Kuliah 2024 harus benar dan jelas agar lolos verifikasi, karena tidak sedikit pendaftar KIP Kuliah yang dinyatakan gagal verifikasi, dan akhirnya tidak lolos karena pengisian data tidak jelas.
Oleh karena itu, untuk mengisi deskripsi ekonomi keluarga harus benat sehingga dapat berpeluang besar lolos verifikasi data bantuan KIP Kuliah ini.
Pengisian deskripsi ekonomi keluarga harus mencakup latar belakang keluarga, termasuk profesi orang tua dan penghasilannya.
Berikut contoh pengisian deskripsi ekonomi yang benar.
"Saya Wulansari berusia 20 tahun asal Kabupaten Magetan, dua bersaudara dan saya anak pertama. Ayah saya bekerja sebagai penjaga toko dan penghasilan per bulannya sekitar Rp1 juta. Sementara ibu saya tidak bekerja hanya sebagai ibu rumah tangga sehingga tidak memiliki penghasilan.
Kami sekeluarga hanya bertumpu pada penghasilan ayah yang jumlahnya hanya cukup untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari. Sementara untuk keperluan sekolah saya dan adik serta kebutuhan rumah tangga lainnya masih belum dapat tercukupi
Oleh karena itu, saya mengajukan diri sebagai penerima KIP Kuliah 2024 ini agar saya tetap bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan meringankan beban orang tua.
Kepada bapak/ibu pihak penyelenggara mohon dapat membantu untuk mempertimbangkannya.
Demikian atas perhatian saya ucapkan terima kasih."
Untuk informasi pendaftaran KIP Kuliah 2024 lebih lengkap dapat memantau laman resmi KIP Kuliah Kemendikbud Ristek https://kip-kuliah.go.id atau Puslapdik Kemendikbud RI https://puslapdik.kemdikbud.go.id.
Atau bisa juga mengecek Instagram resmi Puslapdik Kemendikbud RI di @puslapdik_dikbud.
Itulah informasi terkait dengan pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP dan cara pendaftarannya.***

Share this article
Kemendikbud Ristek kembali kembali membuka pendaftaran bantuan KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah 2024.