AYOJAKARTA.COM -- Kita ketahui bahwa hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal menghitung hari lagi.
Untuk para calon eksekutif dan legislatif yang sedang melakukan kampanye, dipastikan pada tanggal 10 Februari nanti merupakan hari terakhir berkampanye.
Hal ini juga termasuk kepada para capres dan cawapres, yang turut melakukan kampanye akbar pada tanggal 10 Februari 2024.
Baca Juga: Tegaskan Tidak Akan Ikut Kampanye, Jokowi Imbau ASN, TNI, dan Polri Jaga Netralitas
Menyikapi pendekatan hari terakhir kampanye, banyak isu yang dilontarkan kepada Presiden RI Joko Widodo, yang menyebutkan kalau dirinya akan melakukan kampanye akbar pada tanggal tersebut.
Namun, sebelumnya Presiden RI turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak golput, masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang langsung ke TPS setempat.
“Saya mengimbau, saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilihnya, datang ke TPS memberikan suara sesuai dengan pilihannya,” imbau Joko Widodo.
Selanjutnya, Jokowi juga turut mengimbau kepada seluruh ASN, TNI, Polri, bahkan termasuk BIN untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024, hal ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan rakyat.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan Dirinya Tidak Akan Kampanye, Ingatkan Lagi ASN, TNI, dan Polri Harus Netral
“Dan saya ingin menjelaskan kembali bahwa ASN, TNI, Polri, termasuk BIN harus netral dan menjaga kedaulatan rakyat,” terang Jokowi.
Di samping itu, Presiden RI juga turut meminta kepada seluruh pelaksana Pemilu 2024, yakni para KPU dan Bawaslu agar dapat bekerja secara profesional, dan menjaga Pemilu tetap berjalan aman.
“KPU, Bawaslu, dan seluruh jajaran sampai ke daerah-daerah juga harus profesional dan memastikan integritas Pemilu, supaya suara rakyat benar-benar berdaulat. Kita semua harus menjaga Pemilu yang damai, yang jujur, yang adil, menghargai hasil pemilu dan bersatu padu kembali untuk membangun Indonesia,” Terang Presiden RI.
Lebih lanjut, ada salah satu wartawan yang menanyakan terkait kehadiran atau keikutsertaan Presiden RI dalam kampanye akbar nantinya.
Baca Juga: Jokowi Acungkan Jempol untuk Produk Ibu Sri, Nasabah PNM Mekaar
“Pak, kan tanggal 10 ini kan hari terakhir kampanye pak, ada kabar bapak mau ikut kampanye, gimana tanggapannya pak?” tanya salah satu wartawan.
Namun terkait isu tersebut, Jokowi menegaskan kalau dirinya dapat ikut berkampanye karena sesuai dengan undang-undang.
“Yang bilang siapa? Ini saya ingin menegaskan kembali pernyataan saya sebelumnya bahwa presiden memang diperbolehkan undang-undang untuk kampanye, dan saya sudah pernah tunjukkan bunyi aturannya,” jawab Jokowi.
Namun, walaupun secara undang-undang, Presiden RI diperbolehkan kampanye, Jokowi memilih untuk tidak akan berkampanye.
Baca Juga: Inilah Postingan Jokowi yang Bikin Kontroversi dan Viral di TikTok: Dibayar 2M Ternyata Makasih Mas
“Tapi, jika pertanyaannya apakah saya akan kampanye, saya jawab ‘Tidak’, saya tidak akan berkampanye,” tegas Jokowi.