AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan mengikuti kampanye pada Pemilu 2024 ini.
Jokowi meralat pernyataannya yang pernah menyatakan bahwa Presiden memang diperbolehkan mengikuti kampanye.
Namun kali ini dirinya menegaskan tidak akan ikut kampanye. Meski dalam undang-undang presiden diperbolehkan untuk kampanye.
Baca Juga: Jangan Lakukan 10 Pantangan Ini Saat Imlek 2024, Dilarang Menagih Hutang Ternyata Bisa Bawa Sial!
"Dalam undang-undang memang diperbolehkan Presiden untuk kampanye, namun saya ingin menegaskan bahwa saya tidak akan terlibat dalam kampanye," tegas Presiden Jokowi dikutip ayojakarta dari YouTube Kompas TV pada Rabu (7/2/2024).
Ia mengaku sudah menunjukan bunyi aturan tersebut untuk memastikan kebenarannya.
"Juga sudah pernah saya tunjukkan bunyi aturan tapi jika pertanyaannya apakah saya akan kampanye, saya jawab tidak," tambahnya.
Ia pun meminta Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menjaga netralitas dalam Pemilihan Umum mendatang.
" Saya ingin menegaskan kembali bahwa ASN, TNI, Polri, termasuk BIN, harus tetap netral dan menjaga kedaulatan rakyat," ujarnya.
Baca Juga: Ingin Kuliah di Unsoed? Ada 7 Prodi Baru Universitas Jenderal Soedirman, Bisa Dipilih di SNBP 2024!
Lebih lanjut, ia mengatakan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta seluruh jajaran hingga ke tingkat daerah.
"KPU, Bawaslu, dan seluruh jajaran sampai ke daerah juga harus profesional dan memastikan integritas Pemilu supaya suara rakyat benar-benar berdaulat," jelasnya.***

Share this article
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan mengikuti kampanye pada Pemilu 2024 ini. Imbau ASN, TNI dan Polri jaga netralitas