News

Butet Kartaredjasa: Terima Kasih Pak Jokowi, Tapi Kalau Tetap Tidak Peduli Demokrasi, Kita Tetap Berseberangan

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Selasa 06 Feb 2024, 14:33 WIB
Butet Kartaredjasa: Terima Kasih Pak Jokowi, Tapi Kalau Tetap Tidak Peduli Demokrasi, Kita Tetap Berseberangan

AYOJAKARTA.COM -- Seniman Butet Kartaredjasa menanggapi perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Projo untuk mencabut laporan terhadapnya terkait pembacaan pantun yang dianggap menyindir.

Pencabutan laporan itu dilakukan oleh ketua umum Projo Budi Arie Setiadi yang juga menjabat sebagai Menkominfo.

Butet mengapresiasi langkah tersebut, namun ia menegaskan bahwa kritiknya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk relawan lain yang memperjuangkan demokrasi dan konstitusi.

Baca Juga: Ahok Klaim Dirinya Ditolak Jokowi Jadi Gubernur karena Minoritas, Alvin Lim: Mungkin Cuma Asumsi Dia

"Perintah Pak Jokowi itu bermakna juga supaya relawan-relawan itu jangan cuma sibuk menjilat, jangan sibuk cari muka kepada Presiden, Stop cari muka!" tegas Butet, dikutip dari KOMPAS TV Lampung, Selasa 6 Februari 2024.

Ia juga meminta agar pencabutan laporan tidak hanya berlaku untuk kasusnya, tetapi juga untuk aktivis lain seperti Aiman dan Palti Hutabarat yang dilaporkan atas kritik mereka terhadap pemerintah.

Butet mengingatkan bahwa kritik dilontarkan karena kecintaan terhadap Jokowi dan ingin memastikannya tetap berada di jalur demokrasi.

"Semua orang itu termasuk saya adalah orang-orang yang mengapresiasi seluruh pencapaian Pak Jokowi, orang-orang yang mencintai Pak Jokowi. Itu sebabnya karena kami mencintai kami mengingatkan, mengkritik supaya Pak Jokowi dalam trek di jalan demokrasi dan tidak mengkhianati konstitusi," jelas Butet.

Baca Juga: Isu Jokowi Kampanye Demi Prabowo-Gibran Satu Putaran, Nusron Wahid: Kita Masih Mampu

Butet menegaskan bahwa ia dan kawan-kawannya tetap berteman dengan Jokowi, namun jika Jokowi dan kawan-kawannya tidak mempedulikan demokrasi, mereka akan tetap berseberangan secara politik.

"Kita tetap berteman sebagai manusia, tapi kalau Pak Jokowi dan kawan-kawan tetap tidak mempedulikan demokrasi berarti Maaf Pak kita konsisten ya tetap berseberangan," tegas Butet.

Butet juga berharap agar situasi di Yogyakarta tetap kondusif dan tidak ada kegaduhan akibat kasus ini.

"Saya dan kawan-kawan kepolisian di Jogja dengan Kapolda Jogja sudah bikin komitmen tidak bikin Jogja berisik tapi Jogja yang asik," kata Butet.

Baca Juga: Kritik Keras Dinasti Politik Jokowi, Rocky Gerung: Dia Menunggangi Kedunguan dan Kemiskinan

Pernyataan Butet ini menuai berbagai reaksi dari publik. Ada yang mendukungnya dan ada pula yang mengecamnya.

Namun, Butet menegaskan bahwa ia hanya ingin menyampaikan kritiknya dengan cara yang santun dan tanpa bermaksud menyerang Jokowi secara pribadi.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil