AYOJAKARTA.COM – Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menanggapi isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkampanye demi memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang Pilpres satu putaran.
Presiden Jokowi dianggap panik lantaran hasil survei Prabowo-Gibran belum mencapai 50 persen.
Nusron Wahid mengatakan dirinya sama sekali tidak melihat ada kepanikan dalam diri Presiden Jokowi mengenai hal tersebut.
“Kalau dikatakan Pak Jokowi kampanye karena dianggap panik karena surveinya belum mencapai satu putaran dan sebagainya saya kira itu tidak,” kata Nusron dikutip dari kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Selasa (6/2/2024).
Seperti yang diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa presiden boleh berkampanye.
Presiden Jokowi pun menyebut aturan presiden boleh berkampanye tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Menurut Nusron, Presiden Jokowi hanya menyampaikan haknya dan tidak berkaitan dengan masalah survei.
Menurutnya, ikut berkampanye atau tidak hal tersebut merupakan hak dari Presiden Jokowi.
“Karena Pak Jokowi itu hanya menyampaikan hak. Ketika orang menyampaikan hak itu tidak ada kaitan dengan masalah survei, kepanikan, enggak ada. Memang ini hanya menyampaikan boleh dan tidak boleh. Perkara kemudian nanti Pak Jokowi melakukan kampanye itu haknya Pak Jokowi. Kalau Pak Jokowi tidak melakukan kampanye ya juga haknya Pak Jokowi,” jelasnya.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Banyak Diminati oleh BUMN, Kamu Tertarik di Jurusan yang Mana Nih?
Nusron mengungkapkan pihaknya menyarankan agar Presiden Jokowi tidak perlu ikut berkampanye.
Sebab, Nusron menilai pihaknya masih mampu dan sanggup untuk berkampanye demi memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran.
“Kalau kami sebagai TKN ditanya baiknya bagaimana, baiknya kami menyarankan supaya Pak Jokowi tidak kampanye, itu jelas posisi kami. Tapi lagi-lagi adalah itu haknya beliau. Karena beliau sebagai individu, warga negara, juga mempunyai hak untuk berkampanye. Karena meskipun dia sebagai presiden kan sudah diatur dalam UU seperti itu,” ungkapnya.
“Tapi kalau kami boleh berpendapat dan menyarankan, kami menyarankan sebaiknya tidak. Serahkanlah sama kita-kita, kita-kita masih sanggup kok,” tutupnya.***

Share this article
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menanggapi isu Presiden Joko Widodo yang berkampanye demi memenangkan Prabowo-Gibran