News

Mahfud MD Ngaku yang Pertama Turun Tangan Teriak Kasus Ferdy Sambo, Martin Simanjuntak: Bukannya Sedang Umrah?

Oleh: Sulistiyaningsih Jumat 02 Feb 2024, 16:03 WIB
Kuasa hukum pihak keluarga Brigadir J, Martin Simanjuntak merespon pernyataan Mahfud MD yang menyinggung kasus Ferdy Sambo.

AYOJAKARTA.COMMartin Simanjuntak merespon pernyataan Mahfud MD yang menyinggung kasus Ferdy Sambo.

Martin Simanjuntak yang sempat menjadi kuasa hukum pihak keluarga mendiang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, merasa beberapa hal yang disampaikan oleh Mahfud MD tidak sesuai fakta.

Dalam podcast bersama Uya Kuya yang ditayangkan di YouTube Uya Kuya TV, ia pun mengklarifikasi hal-hal yang dinilai salah.

 “Pertama Pak Mahfud mengatakan Kamaruddin Simanjuntak, Irma Hutabarat dan juga keluarga korban datang kepada dia nangis-nangis lalu berkeyakinanlah Pak Mahfud maha ini harus dibongkar,” ujar Martin Simanjuntak, dikutip pada Jumat, 2 Februari 2024.

“Saya klarifikasi nih, karena saya ada juga dalam rombongan pertemuan itu. Ketemu tapi ketemunya bulan Februari 2023, kasusnya sudah masuk persidangan sudah dalam tahap tuntutan Richard Eliezer, Bapak Ferdy Sambo,” sambungnya.

Baca Juga: Bukan 1 Februari, Ternyata Mahfud MD Sempat Berencana Bakal Mundur pada Tanggal Ini!

Dalam pernyataannya Martin Simanjuntak mengaku sudah memastikan kebenaran pernyataan yang disampaikan oleh Mahfud MD yakni pada Irma Hutabarat dan Kamaruddin Simanjuntak yang turut serta datang bersama dalam pertemuan tersebut.

Pengacara Brigadir J ini merasa bingung maksud dari pernyataan yang disampaikan oleh cawapres nomor urut 3 di hadapan pendukungnya soal Ferdy Sambo.

Karena menurutnya pertemuan pihaknya dengan Mahfud MD terjadi di bulan Februari 2023 yang statusnya kasus sudah masuk pengadilan dan sudah hampir selesai.

Di sisi lain juga tidak ada pihak keluarga Brigadir J yang datang apalagi sampai nangis-nangis tidak percaya pembunuhan.

Martin Simanjuntak menjelaskan bagaimana kronologi kasus Ferdy Sambo yang peristiwanya terjadi di tanggal 8 Juli 2023, sementara mulai ribut-ributnya dari tanggal 9-17 Juli 2023.

Namun, seolah-olah Mahfud MD orang yang paling berjasa, pertama kali turun tangan di kasus Ferdy Sambo.

Baca Juga: Mahfud MD Blak-blakan kepada Karni Ilyas 3 Hal Ini yang Disampaikan ke Jokowi Saat Mundur dari Jabatan Menkopolhukam

“Nah itu Pak Mahfud juga lagi di Mekah setahu saya atau di Madinah lagi umrah, nah di dalam video juga dikatakan kita lapor mental-mental,” kata Martin Simanjuntak.

“Tanggal 18 Juli kita buat laporan, diterima laporan kita. Sorenya Pak Ferdy Sambo dinonaktifkan. Nah tadi kan kalau dibilang dipindah semua ke Propam kapan dipindahnya orang Pak Mahfud lagi di Mekah atau Madinah lagi umrah,” ungkapnya.

Pengacara Brigadir J mengatakan bahwa Mahfud MD memang mengawal kasus Ferdy Sambo yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo agar kasus bisa terbuka.

Namun kasus tersebut tidak akan terkuak tanpa adanya atensi dari publik, dari netizen yang turut mendukung kasus tersebut agar dibuka seterang-terangnya.

“Inilah faktanya, tanpa ada keberanian keluarga korban, tanpa ada kuasa yang diberikan kepada Kamaruddin Simanjuntak, tanpa ada tekanan netizen sebenarnya ini (kasus Ferdy Sambo) tidak akan berjalan,” kata Martin Simanjuntak.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Tedi Rukmana