News

Soal Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Connie Bakrie: Kenapa Harus Ngomong di Depan TNI?

Oleh: Nisrina Harum Lestari Sabtu 27 Jan 2024, 10:07 WIB
Connie Bakrie

AYOJAKARTA.COM – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait presiden boleh berkampanye menimbulkan kontroversi.

Banyak yang menilai pernyataan Presiden Jokowi menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu paslon.

Analis Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengaku kaget ketika mengetahui Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut di saat banyak TNI Angkatan Udara berdiri di belakang.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Merek Alat Pembisik Canggih yang Dibicarakan Roy Suryo dan Biasanya untuk Wong Sugih

Terlebih, Connie Bakrie menilai saat ini masyarakat berharap aparatur negara seperti TNI bisa menjaga netralitas pada Pilpres 2024.

“Bayangkan di belakangnya adalah semua angkatan udara pakai baju pesawat. Aku heran ya sebelahnya panglima, sebelahnya Menhan, dia pakai baju semacam bomber, kemudian di belakangnya semua angkatan udara lalu ngomong bahwa presiden boleh berpolitik. Cuma menurut aku statement itu kenapa dinyatakan di depan angkatan bersenjata yang seharusnya memang netral yang kita selalu bilang bahwa mereka harus netral,” kata Connie Bakrie dikutip ayojakarta.com dari YouTube R66 Newlitics, Sabtu (27/1/2024).

Connie Bakrie menilai seharusnya Presiden Jokowi tak melontarkan pernyataan tersebut di saat banyak tentara sedang berdiri di belakang.

Baca Juga: CCTV Kasus Jessica Wongso Diduga Direkayasa dan Dimanipulasi, Rismon Sianipar Minta AFDI Tindak Tegas 2 Anggotanya

Menurutnya, hal tersebut bisa memunculkan anggapan bahwa TNI yang seharusnya netral sudah dikendalikan presiden.

“Boleh presiden ngomong apa aja gitu. Tapi kenapa mesti di depan tentara. Itu buat aku ada yang salah. Enggak boleh menurut aku bicara di depan dengan background angkatan udara. Kita bisa baca pesan yang sedang dikirim kepada masyarakat yang lainnya, wih berarti tentara sudah dipegang presiden nih,” jelasnyanya.

Selain itu, Connie juga menyayangkan Presiden Jokowi melontarkan pernyataan tersebut di depan Panglima dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bongkar Peran Krishna Murti di Balik Kasus Jessica Wongso, Otto Hasibuan: Dia Bujuk Edi Darmawan Salihin

Terlebih, Connie menyebut bahwa presiden merupakan panglima tertinggi bagi TNI.

“Panglima tertinggi itu dia enggak boleh. Di sini kan cuma ngomong sebagai presiden. Dia lupa bahwa dia sebagai panglima tertinggi sementara kita sedang menuntut TNI netral. Kecuali sekarang kita sudah tidak mau TNI netral atau sudah dipastikan berpihak kepada pemerintah,” ujarnya.

“Kenapa mesti di situ ngomongnya dengan panglima pakai bintang empatnya, dengan Pak Menhan di sebelah kiri mengangguk-ngangguk. Jadi gimana kan, jadi bingung gitu,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah