News

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Begini Kata Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

Oleh: Salman Muhammad Ilham Kamis 25 Jan 2024, 11:26 WIB
Ketum PSI, Kaesang Pangarep

AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep merespons terkait pernyataan ayahnya yaitu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Kaesang tak ingin berkomentar terkait siapa yang akan didukung Presiden Jokowi.

"Ya kalau itu kan bisa ditanyakan kembali ke bapak, pilihan bapak siapa," ucap Kaesang Pangarep dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Kamis(25/1/2024).

Baca Juga: Terkait Presiden Boleh Kampanye dan Memihak, Anies Baswedan: Jangan Sampai Jadi Negara Kekuasaan

Keberpihakan presiden dalam pilpres menurut Kaesang bukanlah sebuah masalah, asal tak menggunakan fasilitas negara.

"Tapi balik lagi. Selama tidak menggunakan fasilitas kenegaraan, saya rasa presiden mau berkampanye tak masalah," ujar Kaesang.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa presiden boleh melakukan kampanye dan berpihak dalam pemilu.

"Presiden tuh boleh lho kampanye, presiden boleh memihak, boleh," tutur Jokowi.

Baca Juga: Fakta Menarik Tom Lembong, Beragama Katolik yang Menyukai Islam: Saya Pengagum Islam Diawali Kegemaran Sejarah

Hal tersebut disampaikan ketika menanggapi soal menteri yang menjadi tim sukses (timses) dari salah satu paslon capres-cawapres.

"Ya ini kan hak demokrasi, hak politik setiap orang setiap menteri sama saja," ucap Jokowi.

Hak yang sama juga menurut Jokowi berlaku pada presiden sehingga ia berpendapat bahwa tak masalah apabila dirinya memihak.

Baca Juga: Dokter Tifa: Wolbachia Adalah Proyek Penelitian Bukan Implementasi, Maksudnya?

Meski begitu, Jokowi mengatakan yang penting tidak menggunakan fasilitas negara demi kepentingan kampanye.

"Tapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara," ucap Jokowi.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Fathul Amanah