AYOJAKARTA.COM – Fraksi PDIP DPRD Solo meminta agar Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno mengatakan Gibran Rakabuming Raka sering mengambil cuti karena urusan Pilpres 2024.
Menurut Sukasno, pemerintahan menjadi tidak efektif apabila Gibran Rakabuming Raka sering cuti.
Sukasno menilai jika pemerintahan berjalan dengan tidak efektif maka sudah pasti tak akan efisien.
Oleh karena itu, Sukasno dan pihaknya mengusulkan agar Gibran mengundurkan diri dari jabatannya.
“Karena seringnya Mas Wali cuti dan sebagainya maka jalannya pemerintahan menjadi tidak efektif. Kalau tidak efektif ya pasti tidak efisien. Kami fraksi PDI Perjuangan mengusulkan Mas Wali mundur, fokus di sana saja (Pilpres)” kata Sukasno dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (18/1/2024).
Sukasno menjelaskan usulan pihaknya agar Gibran mengundurkan diri tidak ada kaitannya dengan politik.
Ia menegaskan usulan ini disampaikan karena menyangkut persoalan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Sukasno mengungkapkan pihaknya juga merasa bertanggung jawab terhadap pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan di Jakarta Merosot, malah Ridwan Kamil Puncaki Survey Gubernur DKI
Ini karena pihaknya mempunyai 30 kursi di pemerintahan sehingga pihaknya merasa ikut bertanggung jawab.
“Tidak ada kaitannya dengan persoalan politik tapi ini betul-betul persoalan pelayanan kepada masyarakat luas. Kami merasa punya tanggung jawab karena kami bagian dari penyelenggara pemerintahan, dewan itu, fraksi PDI Perjuangan punya 30 kursi jadi kami punya tanggung jawab juga terkait dengan pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Gibran akhirnya menanggapi usulan yang disampaikan oleh Fraksi PDIP DPRD Solo.
Gibran enggan berkomentar banyak dan memilih untuk mengucapkan terima kasih untuk usulan tersebut.
Mengenai akan mundur dari Walikota atau tidak, Gibran enggan memberikan jawaban detail.
“Terima kasih untuk usulannya. Terima kasih untuk masukannya,” ujar Gibran.***