News

Fitri Anak Ibu Baldiah Tak Mau Lagi Pergi Sekolah Lantaran Jargon 'A kasihan A' Jadi Bahan Parodi

Oleh: Karseno AJ Kamis 18 Jan 2024, 13:01 WIB
Anak Mbal yang bernama Fitri merasa malu dan sedih karena parodi 'A kasihan A' membuatnya mengalami perundungan.

AYOJAKARTA.COM – Jargon “A kasihan A’ dari perempuan bernama Baldiah yang dikenal sebagai pengemis, sempat menjadi trending di kalangan warganet.

Setiap kali berusaha mengharapkan rasa empati atau sikap simpati seseorang, Baldiah memang kerap melontarkan kalimat “A kasihan A”.

Kalimat mengiba “A kasihan A” yang selalu diucapkan Baldiah kemudian banyak dijadikan sebagai bahan percakapan bahkan parodi, dan membuatnya menjadi terkenal.

Terlebih ketika warganet mendengar kabar bahwa alasan perempuan yang akrab disapa Mbal tersebut mengemis karena takut dengan perlakuan buruk suami.

Baca Juga: Jarang Terlihat Mengisi Acara, Kini Andhara Early Menjalankan Profesi Sebagai Supir Antar Jemput Sekolah

Dampak dari pernyataan Mbal yang menyebut sang suami sering melakukan KDRT-pun membuat sejumlah pihak melakukan pembuktian.

Salah satu content creator di platform TikTok @donnyrapu, ikut melakukan penelusuran dan menemukan sejumlah fakta mengejutkan.

Dony kemudian mengetahui perihal kondisi asli suami Mbal yang nyatanya tidak seperti banyak dibicarakan.

Pak Opick yang merupakan suami Mbal diketahui tidak pernah melakukan KDRT sebagaimana menjadi sorotan.

Baca Juga: Terlambat 3 Menit Datang ke Sekolah, Siswa SMK 5 Denpasar Dihukum Menulis 1,5 Jam sampai Tertinggal 2 Mata Pelajaran

Selain karena kondisi Pak Opick yang tuna wicara dan tuna rungu, keluarga juga sudah berulang kali mengingatkan Mbal untuk berhenti mengemis.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga saat @donnyrapu melakukan observasi ke rumah Mbal.

“Keluarga mengkonfirmasi, tidak ada KDRT atau paksaan untuk mengemis,” jelas @donnyrapu, dikutip Kamis, 18 Januari 2024.

Kendati sudah mendapat peringatan dari keluarga, namun Mbal terus mengulangi kegiatannya yakni meminta-minta empati dan simpati.

Baca Juga: DIBUKA SEBENTAR LAGI! Inilah Daftar Website Resmi Penerimaan Sekolah Kedinasan 2024 yang Wajib Kamu Tahu!

Sehubungan dengan banyaknya parodi yang berkaitan dengan perilaku Mbal, pihak keluarga mengaku sedih.

Namun demikian, pihak keluarga juga tidak bisa berbuat lebih banyak karena gencarnya pemberitaan mengenai Mbal berada di luar kendali.

Keluarga berharap agar parodi tentang Mbal bisa secepatnya dihentikan, mengingat Mbal memiliki seorang anak yang masih sekolah.

“Sebenarnya dalam hati saya merasa sakit, kaya bahan bercandaan, dia punya anak, takutnya jadi bahan ejekan,” ungkap keluarga.

Baca Juga: Mau Daftar Sekolah Kedinasan? Ini Tata Cara dan Alur Pendaftaran yang Wajib Kamu Ketahui

Terkait dengan permintaan keluarga yang meminta agar parodi mengemis segera dihentikan, @donnyrapu juga mengingatkan tentang anak Ibu Mbal.

Menurutnya, anak Mbal yang bernama Fitri merasa malu dan sedih karena parodi tersebut membuatnya mengalami perundungan.

“Anaknya Ibu Mbal Fitri merasa minder sama temen-temennya karena jadi bahan olok-olokkan, ini udah nggak lucu,” jelas @donnyrapu.

Karena itu, @donnyrapu mengajak agar seluruh pembuat konten berhenti melakukan parodi tentang Ibu Mbal.

Jika tidak bisa membantu meringankan beban seseorang, setidaknya tidak membuat keluarga Ibu Mbal merasa sedih, pesan @donnyrapu.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana