AYOJAKARTA.COM – Viral siswa SMK 5 Denpasar dihukum menulis 1,5 jam karena terlambat 3 menit saat datang ke sekolah. Siswa tersebut juga sampai tertinggal 2 mata pelajaran di sekolahnya.
Siswa SMK tersebut dilarang masuk ke dalam kelas untuk mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Video ini diposting dalam unggahan Instagram @kepoin_trending pada Rabu, 17 Januari 2024.
Dalam video tersebut terlihat Anggota DPD RI, Arya Wedakarna memarahi para guru khususnya guru BK yang sudah memberikan siswa tersebut hukuman.
“Apa dasar hukumnya kok bisa sampai dua halaman, dua halaman begini,” ucap Arya sambil memegang kertas tulisan siswa yang dihukum.
“Nanti kalau anak cepet-cepet, dia tabrakan, seperti tempat sekolah lain, terus gimana ya. Toleransi itu ada. Ini terus gimana, ini kan termasuk pembullyan lho bu, anak itu cepat masuk kelas biar dapat pelajaran. Karena sekolah ini dapat APBN dari badan pemerintah republik, saya mengeluarkan uang APBN biar mereka masuk kelas, bukan mereka menerima hukuman,” tambahnya.
“Hukuman itu yang humanis aja. Gimana ya, ibu merasa diri paling hebat? Terus anak-anak mau diapain sekarang? Kami aja di kantor pemerintahan terlambat 5 menit, 10 menit, ga masalah kok, karena situasional, Saya kira Anda guru BK harus datang ke kantor saya. Jelaskan apasih maksud dan tujuannya, kalau perlu kita minta penjelasan di depan aparat,” tegasnya.
Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa guru memiliki kewenangan memberikan sanksi berupa push-up sebanyak 3 kali, atau menginstruksikan siswa untuk melakukan lari mengelilingi lapangan satu kali sebagai bentuk disiplin.
“Terlambat itu kasih dia ambil sampah, push-up 3 kali, 5 menit, cukup kok. Seneng badan sehat, atau suruh dia lari di lapangan ini, cukup kok, 5 menit, masuk,” ucap Arya.***

Share this article
Viral video siswa SMK 5 Denpasar dihukum menulis 1,5 jam karena terlambat 3 menit saat datang ke sekolah.