AYOJAKARTA.COM - Sehari setelah perayaan hari raya Idul Fitri atau tepatnya pada H+1 Lebaran, pusat kota Jakarta terlihat sangat sepi dari penduduk tetapnya.
Fenomena ini sangat wajar terjadi karena kebanyakan warga Jakarta telah mudik ke kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung masing-masing.
Namun, di tengah kekosongan ini, terjadi fenomena menarik di mana justru banyak warga dari luar kota Jakarta yang berdatangan ke ibu kota untuk sekedar bertamasyah atau berwisata.
Fenomena ini sangat wajar terjadi karena kebanyakan warga Jakarta telah mudik ke kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung masing-masing.
Namun, di tengah kekosongan ini, terjadi fenomena menarik di mana justru banyak warga dari luar kota Jakarta yang berdatangan ke ibu kota untuk sekedar bertamasyah atau berwisata.
Baca Juga: Catat Ya! Perbedaan Signifikan iPhone 15 Pro vs iPhone 16 Pro Series, Apakah Layak Upgrade?
Berdasarkan pantauan terkini, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sudirman terlihat cukup banyak pengunjung dari berbagai daerah yang sengaja memilih Jakarta sebagai destinasi liburan mereka pasca Lebaran.
Kondisi ini menciptakan kontras yang cukup mencolok di mana Jakarta yang biasanya dipadati penduduk lokal kini justru dipenuhi oleh para wisatawan dari luar kota.
Salah satu wisatawan yang ditemui adalah Eko, seorang warga Surabaya yang sedang berkunjung ke Jakarta.
"Kemarin perjalanan dari Stasiun Pasar Turi Surabaya ya menuju Pasar Senen alhamdulillah betul ramai sekali penumpangnya, tapi di situ sudah ada perbaikan ya tertib sekarang transportasi sampai tujuan alhamdulillah lancar aman," ungkap Eko saat diwawancarai.
Ia mengaku sudah berada di Jakarta sejak dua hari sebelum Lebaran atau tepatnya pada hari Sabtu, dan saat diwawancarai sudah memasuki hari keempat berada di Jakarta.
Berdasarkan pantauan terkini, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sudirman terlihat cukup banyak pengunjung dari berbagai daerah yang sengaja memilih Jakarta sebagai destinasi liburan mereka pasca Lebaran.
Kondisi ini menciptakan kontras yang cukup mencolok di mana Jakarta yang biasanya dipadati penduduk lokal kini justru dipenuhi oleh para wisatawan dari luar kota.
Salah satu wisatawan yang ditemui adalah Eko, seorang warga Surabaya yang sedang berkunjung ke Jakarta.
"Kemarin perjalanan dari Stasiun Pasar Turi Surabaya ya menuju Pasar Senen alhamdulillah betul ramai sekali penumpangnya, tapi di situ sudah ada perbaikan ya tertib sekarang transportasi sampai tujuan alhamdulillah lancar aman," ungkap Eko saat diwawancarai.
Ia mengaku sudah berada di Jakarta sejak dua hari sebelum Lebaran atau tepatnya pada hari Sabtu, dan saat diwawancarai sudah memasuki hari keempat berada di Jakarta.
Baca Juga: Segera Cair! Bantuan PKH Tahap Kedua 2025 hingga Rp2,1 Juta Pasca Lebaran, Cek Kategori Penerimanya
Eko tiba di Jakarta menggunakan transportasi kereta api.
Ketika ditanya mengenai tujuan kedatangannya ke Jakarta, Eko menjawab, "Selain acara Idul Fitri ke orang tua, ya orang tua saya di sini, juga mau wisata ibu kota istilahnya sama keluarga."
Eko juga menambahkan bahwa ia berencana untuk pulang keesokan harinya dengan alasan "Menghindari kepadatan, selain itu ada keluarga juga yang di daerah masih belum dikunjungi, jadi dibagi-bagi waktunya."
Fenomena ini bukan hanya terjadi secara insidental. Berdasarkan pemantauan selama beberapa hari terakhir, terdapat peningkatan signifikan pada kepadatan penumpang berbagai moda transportasi yang menuju ke Jakarta pada periode H+ beberapa hari setelah Lebaran.
Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi pada kereta api seperti yang dialami oleh Eko, tetapi juga pada pesawat dan bus yang menuju ke Jakarta.
Eko tiba di Jakarta menggunakan transportasi kereta api.
Ketika ditanya mengenai tujuan kedatangannya ke Jakarta, Eko menjawab, "Selain acara Idul Fitri ke orang tua, ya orang tua saya di sini, juga mau wisata ibu kota istilahnya sama keluarga."
Eko juga menambahkan bahwa ia berencana untuk pulang keesokan harinya dengan alasan "Menghindari kepadatan, selain itu ada keluarga juga yang di daerah masih belum dikunjungi, jadi dibagi-bagi waktunya."
Fenomena ini bukan hanya terjadi secara insidental. Berdasarkan pemantauan selama beberapa hari terakhir, terdapat peningkatan signifikan pada kepadatan penumpang berbagai moda transportasi yang menuju ke Jakarta pada periode H+ beberapa hari setelah Lebaran.
Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi pada kereta api seperti yang dialami oleh Eko, tetapi juga pada pesawat dan bus yang menuju ke Jakarta.
Baca Juga: Dilema Pengguna Apple! Tunggu iPhone 17 dengan ProMotion di Semua Varian atau iPhone 16? Ini Spesifikasi iPhone 16 Series...
Hal ini mengindikasikan adanya perubahan pola mudik di mana sebagian masyarakat luar Jakarta justru menjadikan ibu kota sebagai destinasi pasca Lebaran, memanfaatkan momen di mana kota ini relatif lebih sepi dan lengang dibandingkan hari-hari biasa.
Fenomena ini menambah dinamika baru dalam pola pergerakan massa selama periode Lebaran di Indonesia, di mana Jakarta yang biasanya menjadi titik keberangkatan arus mudik, kini justru menjadi titik kedatangan wisatawan dari berbagai daerah.***
Hal ini mengindikasikan adanya perubahan pola mudik di mana sebagian masyarakat luar Jakarta justru menjadikan ibu kota sebagai destinasi pasca Lebaran, memanfaatkan momen di mana kota ini relatif lebih sepi dan lengang dibandingkan hari-hari biasa.
Fenomena ini menambah dinamika baru dalam pola pergerakan massa selama periode Lebaran di Indonesia, di mana Jakarta yang biasanya menjadi titik keberangkatan arus mudik, kini justru menjadi titik kedatangan wisatawan dari berbagai daerah.***