News

Kritik Penangkapan Saipul Jamil, IPW: Polisi Bertindak Tidak Profesional

Oleh: Salman Muhammad Ilham Rabu 10 Jan 2024, 19:17 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso

AYOJAKARTA.COM – Beberapa waktu lalu, viral di media sosial terkait aksi penangkapan Saipul Jamil terkait narkoba.

Dalam video tersebut, terlihat ada beberapa oknum yang diduga polisi mengenakan pakaian sipil melakukan tindak kekerasan kepada Saipul Jamil.

Adanya tindakan kekerasan tersebut, mengundang banyak kritik dari berbagai pihak, salah satunya Indonesia Police Watch (IPW).

Baca Juga: Rismon Sianipar Ungkap Oknum yang Diduga Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso, Siapa Inisial MN?

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, menilai tindakan oknum polisi yang dilakukan kepada Saipul Jamil tidaklah profesional.

“Dalam kasus Saipul Jamil, Polisi bertindak tidak profesional. Ia dipukuli oleh orang-orang yang berpakaian preman yang tidak diketahui siapa mereka ini,” ucap Sugeng dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Rabu (10/1/2023).

Sugeng juga mengatakan, apabila oknum yang ikut menangkap Saipul Jamil bukanlah polisi, maka seharusnya hal itu tak diperbolehkan oleh aparat.

“Polisi tidak boleh melibatkan anggota masyarakat ya untuk kemudian menangkap seseorang,” ucapnya.

Baca Juga: Sempat Ditodong Pistol hingga Minta Tolong TNI saat Ditangkap Polisi, Saipul Jamil: Saya Pikir Begal

Sugeng juga mengatakan, apabila memang ada masyarakat yang terlibat, maka aparat harus mencegah hal itu terjadi.

“Kalaupun ada anggota masyarakat yang menangkap seorang yang terduga pelaku kejahatan, harus dicegah,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan pihaknya akan melakukan penyidikan terhadap anggota yang terlibat dalam penangkapan.

Baca Juga: Saipul Jamil Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kasus Narkoba, Videonya Nangis di Jalan Viral

Penyelidikan tersebut akan dilakukan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Jakarta Barat.

Hal ini dilakukan Syahduddi karena diduga ada pelanggaran prosedur penanganan ketika mengejar dan menangkap pelaku.

"Ketika ada indikasi pelanggaran prosedur dalam tindakannya maka kami tidak akan segan-segan memberikan punishment kepada setiap anggota yang melanggar," ucap Syahduddi.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Fathul Amanah