Rismon Sianipar Ungkap Oknum yang Diduga Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso, Siapa Inisial MN?

Rismon Sianipar
Rismon Sianipar

AYOJAKARTA.COM – Dugaan bukti rekaman CCTV pada kasus Jessica Wongso telah direkayasa terus menggema.

Salah satu pihak yang terus menyuarakan hal tersebut saksi ahli digital Rismon Sianipar yang saat itu dihadirkan dalam persidangan.

Sebagaimana diketahui, kasus yang heboh tahun 2016 silam belakangan kembali viral dan jadi sorotan.

Terlebih soal adanya dugaan bahwa bukti forensik berupa rekaman CCTV dalam kasus ini diduga kuat sudah direkayasa.

Baca Juga: Rismon Sianipar Bantah Pernyataan Hakim Binsar Soal CCTV di Kasus Jessica Wongso

Diunggah TikTok @jawnews pada (17/11/2023), Rismon Sianipar membeberkan temuannya yang membuktikan rekaman CCTV tersebut telah direkayasa.

“Saya bandingkan ternyata hampir semua file atau file video yang dilakukan yang diperiksa seperti kanal 2, kanal 3, kamera 3, kamera 7, kamera mahkota dan kamera 9, kamera 1 mahkota juga itu juga direkayasa,” terang Rismon Sianipar.

Tak hanya mengungkap temuan soal adanya rekayasa dalam bukti rekaman CCTV kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar juga mengungkap siapa dalang di balik rekayasa tersebut.

Baca Juga: Jelang PK, Rismon Sianipar Kirim Pesan Khusus untuk Otto Hasibuan soal Barang Bukti, Apa Itu?

Bermula dari Rismon Sianipar yang menyadari bahwa ada perbedaan antara BAP dari Ahli Digital Forensik Mabes Polri yakni AKBP Nuh dengan Ahli Digital Forensik Universitas Monash Australia yakni Christopher Hariman Rianto.

“Saya sampaikan bahwa saya temukan dengan membandingkan dua BAP ini bahwa dalam satu kamera berbeda rentang 1 jam itu memiliki resolusi yang berbeda,” jelas Rismon.

“Jadi yang satu mengatakan FHD (Full High Definition), yang satu mengatakan 960x576 Standard Definition dan itu rekayasa,” terangnya.

Dari situlah, Rismon Sianipar menduga salah satu dari kedua saksi Ahli Digital Forensik tersebut ada yang melakukan rekayasa.

Baca Juga: Rismon Sianipar Bongkar Bukti Rekaman CCTV Kasus Jessica Wongso Telah Direkayasa, Sebut Oknum Inisial MN yang Melakukan, Siapa?

Menurut Rismon Sianipar, Saksi Ahli Digital Forensik yang melakukan rekayasa terhadap bukti rekaman CCTV Jessica Wongso adalah Muhammad Nuh.

Dalam pendapatnya, Rismon Sianipar juga menjelaskan bagaimana Muhammad Nuh melakukan dugaan rekayasa pada rekaman CCTV tersebut.

“Muhammad Nuh, dia yang melakukan down scalling, down scalling itu menyebabkan objek menjadi kasar dan kabur,” ungkapnya.

Rismon Sianipar merasa sangat yakin jika rekayasa tersebut memang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Iya, itu rekayasa dan itu pantang untuk dilakukan,” ujar Rismon meyakini.

Baca Juga: TERUNGKAP! Ada Kejanggalan di BAP Saksi Ahli Jaksa Dalam Kasus Jessica, Rismon Sianipar Bongkar Begini!

Lebih lanjut, Rismon Sianipar juga menjelaskan alasannya menyebut Muhammad Nuh yang merekayasa dan bukan Christopher.

“FHD itu adalah sebuah frame yang penuh, namanya resolusinya lebih tinggi yang HD resolusinya lebih rendah, informasi lebih rendah dan itu yang mungkin tampak pada akhirnya yang kita lihat sekarang ini bahwa kualitas videonya di bawah HD gitu ya, ada blur ada burem dan sebagainya,” jelas Rismon Sianipar.

“Blur, burem, berbayang, artefaknya kasar, pinggir-pinggir tapi itu kasar, itu akibatnya dari skilling down 990 ke 960,” lanjutnya lagi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Muhammad Nuh
# MN
# Christopher Hariman Rianto
# Jessica Wongso
# Rismon Sianipar
# CCTV
# viral

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.