News

Tanggapi Komentar Jokowi Soal Debat Capres Serang Personal, Anies: Biar Publik yang Menilai

Oleh: Riky Iskandar Rabu 10 Jan 2024, 09:27 WIB
Anies tanggapi komentar Presiden soal serangan personal di debat capres (Tangkapan layar YouTube KPU RI)

AYOJAKARTA.COM -- Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan tanggapan terhadap komentar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai serangan personal dalam debat Capres ketiga.

Anies mengatakan bahwa pembahasan pada debat Capres ketiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu fokus pada kebijakan yang bisa dinilai publik, bukan bersifat personal.

"Semuanya tentang kebijakan bisa di review ulang, ini sama sekali tidak ada unsur personal," kata Anies dikutip ayojakarta dari YouTube Kompas TV pada Rabu (10/1/2024).

Baca Juga: Kecewa dengan Debat Ketiga, Presiden Jokowi: Tak Mengedukasi, Saling Menjatuhkan dengan Motif Personal

Anies juga menanggapi pernyataan Jokowi terkait data pertahanan dan soal alutsista yang tidak bisa dibuka ke publik.

Menurut Anies dalam debat, pentingnya menjelaskan secara sederhana apa yang bisa dibuka dan apa yang tidak.

"Jelaskan apa yang bisa dibuka dan apa yang tidak bisa dibuka, simpel. Termasuk soal perumahan untuk TNI dan pembelian alutsista bekas," ungkap Anies.

Meskipun terkejut dengan komentar Presiden terkait debat, Anies menegaskan bahwa ia tidak ingin memberikan komentar lebih lanjut.

Baca Juga: Jokowi Sebut Data Pertahanan Tak Bisa Dibuka Seperti Toko Kelontong, Ganjar Pranowo: Itu Data Umum

"Jadi saya tidak mau komentar terlalu banyak, biar publik yang menilai," ujarnya.

Anies menuturkan, dalam debat pentingnya menjawab pertanyaan secara transparan tanpa berlindung dalam kerahasiaan.

"Harus bisa menjawab dan jangan berlindung dalam kerahasiaan ketika tidak bisa menjelaskan," tegasnya.

Ia menyatakan bahwa ia memegang terus pernyataan Presiden yang menyatakan netral dalam Pilpres 2024. Ia juga mengatakan tidak mengetahui apakah pernyataan yang disampaikan Presiden itu membela Prabowo atau tidak.

"Saya tidak tahu apakah Presiden membantu atau tidak. Seperti pernyataan beliau, saya masih pegang bahwa beliau menyatakan netral, itu harus dipegang terus," pungkasnya.

Reporter Riky Iskandar
Editor Hengky Sulaksono